Parade Senja Seribu Wastra Nusantara Warnai Dies Perak FISKOM UKSW

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Senin, 21 April 2025 | 08:51 WIB
Pagelaran Parade Senja Wastra Nusantara yang digelar FISKOM UKSW dalam rangka dies natalis ke-25 fakultas tersebut.
Pagelaran Parade Senja Wastra Nusantara yang digelar FISKOM UKSW dalam rangka dies natalis ke-25 fakultas tersebut.

 

Salatiga, SUARA PEMBARUAN - Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Komunikasi (FISKOM) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) menggelar sebuah perhelatan budaya bertajuk Parade dan Launching Wastra Nusantara “Senja Seribu Wastra Nusantara di Salatiga”, Senin, 21 April 2025.Baca Juga: Satpol PP Mulai Tertibkan Bangunan Liar di Kawasan Pantai Panjang Kota Bengkulu

Acara yang dihelat dalam rangka dies natalis ke-25 ini melibatkan lebih dari seribu peserta dari kalangan mahasiswa serta masyarakat umum, dan menjadi panggung kolaboratif yang menampilkan kekayaan wastra nusantara dari berbagai daerah di Indonesia.Baca Juga: Curah Hujan Tinggi, Dinkes Minta Warga Kota Bengkulu Waspadai Penyakit DBD

Parade ini dirancang dengan merangkai tiga momentum penting yang hadir di bulan April, yakni Dies Natalis FISKOM, Hari Kartini, dan Hari Bumi. Ketiganya melebur dalam satu perayaan budaya yang sarat makna, sebagai wujud komitmen UKSW dalam membangun peradaban yang menghargai peran perempuan, kelestarian bumi, dan pelestarian warisan budaya.Baca Juga: Baru Terpilih Jadi Ketua Umum, Mentan Amran Langsung Bangun Sekolah Unggulan KKSS

Wali Kota Salatiga dr. Robby Hernawan, Sp.OG., akan membuka secara resmi kegiatan ini. Parade dimulai pada pukul 15.00 WIB dari halaman Rumah Dinas Wali Kota Salatiga. Barisan seribu orang yang terdiri dari mahasiswa, Ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), perwakilan dinas di Salatiga dan masyarakat umum ini akan berakhir di Kampus UKSW.Baca Juga: Wali Kota Bengkulu Launching Aplikasi PADEK Bayar PBB

Seusai parade, kegiatan akan dilanjutkan dengan Launching Komunitas Wastra Nusantara di Salatiga oleh Retno Margiastuti Robby Hernawan, S.E., Talkshow Wastra Nusantara, dan penampilan Teater Semut Geni bersama Sujiwo Tejo. Kegiatan yang sarat nilai budaya ini juga akan mendapatkan penghargaan dari Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (LEPRID).Baca Juga: Pemuda Papua Dukung Kebijakan Pemerintah Bangun Tanah Papua Termasuk MBG

 

Ruang reflektif

 

Rektor UKSW Profesor Intiyas Utami mengungkapkan bahwa penyelenggaraan kegiatan ini tak lepas dari identitas UKSW sebagai Kampus Indonesia Mini.Baca Juga: FGD DPD RI di FEB UNDIP: Rumuskan Arah Pembangunan Nasional

 

“UKSW adalah kampus Indonesia Mini sehingga perlu tetap menjaga dan merawat persatuan dan kesatuan Indonesia, dengan merawat dan menggunakan wastra nusantara,” kata Rektor Intiyas.

 

Sementara itu, Dekan FISKOM UKSW Dr. Ir. Sri Suwartiningsih, M.Si., menegaskan sekarang ini penting untuk menengok akar budaya.Baca Juga: Andi Amran Laporkan Seorang Profesor Diduga Rugikan Negara Rp5 Miliar, Namanya Masih Dirahasiakan

Halaman:

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

UGM Raih Pendanaan Riset PKM Terbanyak Nasional

Selasa, 2 Juni 2026 | 19:42 WIB
X