TANGERANG, SUARA PEMBARUAN NEWS – Sebanyak 93 siswa, terdiri dari siswa dan siswi Raffles Christian School (Pondok Indah Campus, Kelapa Gading Campus, dan Kebon Jeruk Campus), Sekolah Perkumpulan Mandiri, dan Jakarta Future School mengikuti Skystar Youngpreneur Competition 2025 yang diselenggarakan Skystar Ventures di Universitas Multimedia Nusantara (UMN) sejak Senin (14/2/25) hingga Jumat (28/2/25).
“Jumlah peserta ini mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya,” ujar Business Incubator Vice Manager Skystar Ventures, Cinthya Tania, Jumat (28/2/25).
Cinthya mengatakan Skystar Ventures merupakan tech incubator dan community driven collaborative space yang didirikan pada 2013 oleh Universitas Multimedia Nusantara & Kompas Gramedia Group.
Bertujuan untuk membangun ekosistem startup yang kompeten, kolaboratif, dan berkelanjutan.
Baca Juga: Dukung Kreativitas dan Inovasi Akademika, MNP Resmikan Function Hall
Cinthya menuturkan, Skystar Ventures UMN bersama Sekolah Perkumpulan Mandiri dan Raffles Christian School berkolaborasi dengan industri dan praktisi profesional mendorong generasi muda untuk memahami industri startup dan bisnis di Indonesia melalui Skystar Youngpreneur Competition.
Tahun ini, Skystar Youngpreneur Competition 2025 hadir untuk siswa dan siswi dengan usia yang lebih muda.
Jika sebelumnya dikhususkan untuk usia 15-18 tahun, tahun ini program ini terbuka untuk siswa usia 12 tahun ke atas.
"Tahun ini, we start from younger one. Jadi sekarang ini dari SMP kelas satu pun bisa ikutan. Mereka sama sekali belum terekspose ke dunia bisnis. This is a challenge, but a good one,” ujar Cinthya.
Skystar Youngpreneur Competition mengombinasikan model pembelajaran yang komperhensif, menyenangkan, dan kompetitif lewat serangkaian kegiatannya.
Seperti workshop, aktivitas kelompok, sesi mentoring dengan praktisi, dan tentunya sesi ice breaking di sela-sela kegiatan belajar.
Baca Juga: Pastikan Stok Sembako Aman Hadapi Ramadan, Sekda Bengkulu Utara Sidak ke Pasar Purwodadi
Pada hari terakhir, para peserta akan berkompetisi untuk mempresentasikan ide mereka. Mereka akan dinilai oleh praktisi profesional di industri startup.
Satyajeet Gurung, Deputy Director (operations) Raffles Group of School mengatakan, kewirausahaan adalah tentang mengubah pengetahuan menjadi aksi nyata.
Artikel Terkait
UMN Kukuhkan 2 Guru Besar, Langkah Nyata Dorong Kemajuan Pendidikan di Indonesia
Topping Off Multimedia Nusantara School, Liliek Oetama: YMN Tidak Hanya Cetak Anak Pandai, Tapi Juga Berbudi Pekerti Luhur
Dukung Kreativitas dan Inovasi Akademika, MNP Resmikan Function Hall