nasional

Presiden Prabowo Subianto Catat Sejarah: Presiden Pertama yang Langsung Melepas Jemaah Haji di Bandara

Senin, 5 Mei 2025 | 11:28 WIB
Praboro Jenguk Jamaah Haji saat Keberangkatan ke Tanah Suci

“Pelayanan ibadah haji adalah tanggung jawab negara. Kita ingin setiap jemaah merasa dimuliakan, dihormati, dan dilayani dengan sepenuh hati,” ungkap Prabowo.

Fokus pada Jemaah Lansia dan Penurunan Biaya Haji

Dalam interaksinya dengan para jemaah, Prabowo secara khusus menyapa jemaah lanjut usia. Ia bahkan sempat berdialog hangat dengan seorang nenek berusia 83 tahun yang akan berangkat untuk menunaikan haji pertamanya.

"Ini bukti bahwa cinta kepada Allah dan Islam tidak pernah mengenal usia," ujar Presiden sambil menggenggam tangan sang nenek, menahan haru.

Tak hanya menyapa, Presiden juga mengungkapkan bahwa pemerintah sedang menjajaki kerja sama strategis dengan Kerajaan Arab Saudi untuk membangun "Kampung Indonesia" di Makkah dan Madinah. Tujuan utama proyek ini adalah menekan biaya penyelenggaraan haji dengan menyediakan penginapan milik negara yang lebih murah namun tetap layak.

"InsyaAllah, dalam waktu dekat saya akan bertemu dengan pimpinan Arab Saudi untuk membicarakan realisasi proyek Kampung Indonesia di Tanah Suci. Ini bagian dari upaya kita untuk menurunkan biaya haji dan memberikan kenyamanan lebih bagi jemaah,” tegasnya.

Sambutan Hangat dan Harapan Umat

Aksi Presiden Prabowo ini mendapatkan sambutan hangat dari masyarakat dan para pengamat. Banyak yang menyebut langkah tersebut sebagai bentuk "pemimpin yang hadir di tengah rakyat", bukan hanya dalam urusan politik atau ekonomi, tetapi juga spiritual dan keagamaan.

Baca Juga: Umroh ke Tanah Suci: Undangan Allah Menghapus Dosa, Mengikis Kemiskinan dan Mengabulkan Doa

Ustad Husein Al Jufri, seorang dai nasional, menyatakan: “Ini langkah yang sangat simbolik. Prabowo bukan hanya melepas jemaah, tetapi hadir bersama mereka di titik spiritual tertinggi perjalanan seorang Muslim. Ini menunjukkan kepemimpinan yang memahami batin umat.”

Langkah Kecil dengan Arti Besar

Apa yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto pada awal Mei 2025 ini adalah langkah kecil yang menyimpan arti besar. Ketika seorang pemimpin negara memilih untuk datang ke bandara, menyapa jemaah, menyalami tangan-tangan renta yang ingin mencium Hajar Aswad, dan berdiri bersama mereka dalam doa, maka saat itu pula lahir ikatan spiritual antara rakyat dan pemimpinnya.

Momen ini bukan sekadar sejarah — tapi harapan. Bahwa negara hadir untuk umat. Bahwa kekuasaan bisa menjadi wasilah (jalan) menuju keberkahan, bukan semata-mata kekuatan.

Presiden Prabowo telah membuka jalan baru. Semoga langkah ini menjadi tradisi baik bagi para pemimpin masa depan.

 

Halaman:

Tags

Terkini

Polda Sulsel Tindak Penyalahgunaan BBM Subsidi

Selasa, 2 Juni 2026 | 20:25 WIB