Pada tahun 2024, yayasan yang didirikan Burhan itu telah merawat 30 bayi yang semuanya berusia tiga tahun.
Burhan menyebut, sekitar 30 persen di antaranya telah dipersatukan kembali dengan keluarganya.
Cerita Burhan yang Melihat Ibu-Anak Menangis di Jalan Tol
Kejadian memilukan juga pernah dialami Burhan ketika melihat seorang ibu yang tampak menangis sambil menggendong anaknya di sebuah jalan tol.Baca Juga: Hampir Sepakat Soal Rencana Gencatan Senjata Israel-Hamas
Burhan mengaku segera memobilisasi timnya dalam waktu 30 menit untuk dapat mendekat dengan kondisi ibu-anak yang sedang menangis di jalan tol itu.
"Dia (sang ibu) sedang menggendong bayinya dan terus menangis," tuturnya.
Kemudian, Burhan berhasil mengevakuasi ibu-anak itu di sekitar jalanan tol yang penuh dengan bahaya mengintai mereka.
Burhan pun menyoroti anak dari ibu itu yang menangis, namun baginya itu adalah hal wajar. Pria asal Bali itu justru khawatir dengan sang ibu yang menangis seraya menandakan dalam kondisi tertekan atau stres.Baca Juga: Hampir Sepakat Soal Rencana Gencatan Senjata Israel-Hamas
"Jika bayi menangis itu wajar, namun jika ibunya menangis, itu berarti ia sedang stres dan itu situasi yang berbahaya," tandasnya.*
Artikel Terkait
Tekan Angka Kekerasan Anak dan Ibu di Jateng, Luthfi-Yasin : Ada Rumah Perlindungan Per Kecamatan
Marah Sang Ayah Dipecat, Anak Shin Tae Yong Punya Firasat Ini
Sedihnya Syaifudin Kehilangan Istri dan Anak 1 Tahunnya di Batu: Niat Bersuka Ria dengan Keluarga, Berakhir Duka
Dinsos Kota Bengkulu Berikan Pelatihan UMKM Penyandang Disabilitas dan Anak Jalanan
KPK Tetapkan 2 Tersangka Kasus Korupsi di Anak Perusahaan Telkom, Negara Dirugikan Rp280 Miliar