Gedung Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak RS Sardjito merupakan implemetasi dari transformasi layanan rujukan Kementerian Kesehatan melalui upaya peningkatan pelayanan kesehatan ibu dan anak yang terintegrasi. Pelayanan di dalam gedung ini terdiri dari layanan rawat jalan, rawat darurat, rawat inap regular dan intensif, serta layanan kamar operasi.
Poli anak sudah diatur dan didesain dengan memisahkan pelayanan bagi anak sehat dan anak sakit. Tujuan dari pemisahan tersebut agar mengoptimalkan layanan kesehatan dan tidak tercampurnya antara anak yang sehat dan anak yang sakit.
Salah satu layanan unggulannya, yaitu layanan bayi tabung dan teknologi reproduksi berbantu (TRB) yang didukung dengan laboratorium khusus guna menunjang segala pemeriksaan dan tindakan yang diperlukan.
Program pengembangan layanan tersebut sudah dimulai sejak tahun 1998 dan program bayi tabung dan inseminasi buatan, termasuk pemeriksaan PGTA yang dapat mendeteksi kelainan genetik.
Gedung baru ini juga didukung dengan berbagai fasilitas modern, termasuk ruang bersalin yang dilengkapi dengan sarana prasarana terkini, unit perawatan intensif neonatal (NICU), ruang rawat inap yang nyaman, serta klinik spesialis kandungan dan kesehatan anak.
Selain itu, gedung ini juga dilengkapi dengan system teknologi berupa Pre Hospital
Emergency Comunication Center (PECC). Layanan tersebut merupakan layanan komunikasi gawat darurat terutama dalam mengelola rujukan pasien antar fasyankes yang berbasis pada SISRUTE Kemenkes.
Gedung ini didesain menjadi rumah sakit yang ramah anak, di mana di area selatan gedung, dilengkapi dengan fasilitas playground sebagai tempat bermain bagi anak-anak. Sementara itu, di lantai 4 terdapat sky garden yang dilengkapi dengan gym untuk dewasa. (*)
Artikel Terkait
Pemprov Jateng Hibahkan Lahan 26,8 Hektar ke Kejati Untuk Sarana Diklat dan Rumah Sakit
Ujung Tombak Pemecah Kebuntuan Layanan di Rumah Sakit
UCH Bengkulu 100 Persen, Gubernur Rohidin : Tidak Ada Alasan Rumah Sakit Tolak Pasien BPJS