Untuk mencegah kejadian berulang dan mengurangi risiko, Tim PKPE FT UGM merekomendasikan:
1. Sirkulasi udara dalam rumah dibuka selebar-lebarnya.
2. Memasang blower dan atau kipas angin, untuk menghalau kemungkinan rembesan gas berkumpul dalam kadar yang cukup untuk memantik api.
3. Mengeluarkan barang-barang yang mudah terbakar dari dalam rumah.
4. Tim UGM akan membantu melakukan penjenuhan cairan basa (air kapur) pada tanah dan lantai rumah, untuk menekan kemungkinan keberadaan bakteri Clostridium yang berperan dalam menghasilkan gas hidrogen.
Tim PKPE FT UGM terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan warga setempat untuk memastikan keamanan lingkungan serta menuntaskan penyelidikan sumber gas secara komprehensif.
Artikel Terkait
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Kasus Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Memanas
Usai Jadi Tersangka Korupsi MBG, Deretan Kebijakan Dadan Hindayana yang Pernah Tuai Kontroversi Kembali Disorot
Dari Tanah Suci ke Tahanan Kejagung, Nasib Dadan Hindayana Berubah Drastis dalam Tiga Hari
Kisah Irjen Pol Mardiyono "Sang Pengayom" Saat Pegang Tongkat Komando Polda Bengkulu
BKAD Mulai Proses Pencairan Gaji ke-13 ASN/PPPK, Pemprov Bengkulu Siapkan Anggaran Rp60 Miliar