Insiden Pemukulan Waketum PSI Bro Ron di Menteng, Bermula dari Audiensi Gaji Karyawan yang Belum Terbayarkan

Photo Author
Philipus Anton, Suara Pembaruan
- Selasa, 5 Mei 2026 | 17:03 WIB
menyoroti kasus pemukulan waketum PSI Bro Ron. (instagram.com/warungjurnalis)
menyoroti kasus pemukulan waketum PSI Bro Ron. (instagram.com/warungjurnalis)

"Sempat turun ke area bawah, baru melakukan pemukulan seperti yang viral," tukas terduga pelaku.

Di sisi lain, Bro Ron yang dilaporkan menjadi korban dalam kasus ini, sempat mengutarakan kronologi berdasarkan versinya.

Bro Ron: Cekcok 10 Detik, Terjadi Pemukulan

Secara terpisah, Bro Ron mengaku sebagai korban pemukulan orang yang mengaku sebagai 2 petugas keamanan salah satu firma hukum di kawasan Menteng tersebut.

Waketum PSI itu menjelaskan, insiden pemukulan terjadi saat dirinya mendampingi koleganya melakukan audiensi dengan pimpinan firma MPP atas dugaan penggelapan dana PT SKS senilai Rp9 miliar.

Bro Ron lalu menuturkan, mulanya koleganya bersama beberapa karyawan lain, menggelar aksi di kantor MPP.

Sekitar pukul 18.00 WIB, 3 orang yang mengatasnamakan keamanan meminta mereka keluar gedung.

"Terjadilah cekcok di antara 3 oknum ini, karyawan SKS, dan saya juga," ucap Bro Ron dalam pernyataannya, pada Senin, 4 Mei 2026.

"Tapi akhirnya 3 oknum ini berhasil dipukul mundur oleh anggota Polsek Menteng yang sudah duluan hadir di lokasi," tegasnya.

Tak berselang lama, Bro Ron menyebut terdapat 3 orang petugas keamanan itu kembali datang dan terlibat cekcok, dan terjadilah insiden pemukulan.

"15 menit kemudian, 3 oknum ini naik kembali ke lantai 4 (lokasi Kantor MPP), seketika mulai lagi cekcok," terangnya.

"Cekcok sekitar 10 detik setelah mereka muncul dari tangga, terjadilah pemukulan seperti di video," tandas Bro Ron.

Hingga berita ini terbit, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian ihwal penyebab pasti insiden pemukulan terhadap Waketum PSI tersebut.

Halaman:

Editor: Philipus Anton

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

DMI Kerja Sama Dewan Imam Nasional Australia

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB
X