Insiden Pemukulan Waketum PSI Bro Ron di Menteng, Bermula dari Audiensi Gaji Karyawan yang Belum Terbayarkan

Photo Author
Philipus Anton, Suara Pembaruan
- Selasa, 5 Mei 2026 | 17:03 WIB
menyoroti kasus pemukulan waketum PSI Bro Ron. (instagram.com/warungjurnalis)
menyoroti kasus pemukulan waketum PSI Bro Ron. (instagram.com/warungjurnalis)

Jakarta, SUARA PEMBARUAN - Sebagian publik di media sosial tengah ramai menyoroti kasus pemukulan terhadap Wakil Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ronald Sinaga alias Bro Ron di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Senin, 4 Mei 2026.

Sebelumnya diketahui, Bro Ron saat itu tengah melakukan audiensi bersama 15 orang lainnya yang merupakan karyawan PT Sinergi Karya Sejahtera ke Kantor Michael Putra dan Partners (MPP). Kala itu, kedatangan mereka untuk menyuarakan terkait dengan gaji para karyawan yang diduga belum dibayarkan oleh perusahaan.

Dalam aksi di Kantor MPP itu, insiden pemukulan terjadi usai sempat timbul perdebatan antara pihak Bro Ron dengan sekelompok orang di lokasi. Pada video yang beredar, pukulan tampak dilayangkan oleh 2 orang terduga pelaku terhadap Bro Ron hingga akhirnya dilerai oleh petugas keamanan.

Kini, pihak kepolisian menyebut para terduga pelaku telah diamankan untuk diperiksa usai terjadinya kasus pemukulan tersebut. Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu mengatakan korban telah membuat laporan polisi dan sudah diantarkan untuk proses visum. Selain itu, korban dan saksi juga telah dimintai keterangan.

"Terduga pelaku sebanyak 2 orang sudah kami amankan di Polsek untuk diproses lanjut," kata Braiel dalam pernyataannya di Jakarta, pada Selasa, 5 Mei 2026.

Lantas, bagaimana sebenarnya kasus pemukulan terhadap Waketum PSI itu bermula? Berikut ini kronologi menurut versi korban dan terduga pelaku.

Terduga Pelaku: Bro Ron Datang, Lalu Mengoceh

Dalam kesempatan berbeda, salah seorang terduga pelaku mengaku saat itu sempat datang ke lokasi karena diajak oleh rekannya.

"Jadi kronologinya itu, saya datang ke sana karena diajak sama teman," bebernya sebagaimana dilansir dari unggahan Instagram @warungjurnalis, pada Selasa, 5 Mei 2026.

Dalam pandangannya, terduga pelaku menuturkan, Bro Ron sempat datang lalu mengoceh hingga memaki dirinya.

"Ketika sampai di sana, saya tidak tahu persoalannya seperti apa. Tiba-tiba Bro Ron datang, langsung mengoceh, memaki saya," ungkapnya.

"Dia juga memukul bagian sini (perut), saya ditonjok duluan di bagian perut, lalu dia bilang 'Kamu babu,' 'Kamu boneka', dia memukul lagi ke saya," tambah terduga pelaku.

Lantaran dipukul, terduga pelaku mengaku merasa tidak terima hingga berujung pukulan balik mengarah pada bagian tubuh Bro Ron.

"Karena dipukul, saya tidak terima. Akhirnya saya dorong dia, lalu dipisahkan," ujarnya.

Halaman:

Editor: Philipus Anton

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

DMI Kerja Sama Dewan Imam Nasional Australia

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB
X