Jakarta, SUARA PEMBARUAN – Presiden Prabowo Subianto akhirnya menanggapi kekosongan posisi Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) pasca-pencopotan Immanuel Ebenezer alias Noel.
Meski singkat, Prabowo menegaskan bahwa pemerintah sedang mengurus pengisian jabatan tersebut.
“Sudah diurus semua, nanti ada, tenang saja,” ujarnya usai meresmikan gedung layanan terpadu dan Institut Neurosains Nasional di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RSPON) Dr. Mahar Mardjono, Cawang, Jakarta Timur, Selasa, 26 Agustus 2025.
Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Noel sebagai salah satu dari 11 tersangka kasus dugaan pemerasan dalam pengurusan sertifikat keselamatan dan kesehatan kerja (K3).
Ia diduga membiarkan praktik tersebut berlangsung di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bersama perusahaan jasa K3 (PJK3), hingga menerima aliran dana sebesar Rp3 miliar pada Desember 2024.
Atas kasus tersebut, Prabowo langsung memberhentikan Noel dari jabatannya pada Jumat, 22 Agustus 2025, bertepatan dengan hari pengumuman resmi KPK.
“Presiden sudah menandatangani keputusan pemberhentian Saudara Immanuel Ebenezer dari jabatan Wamenaker,” kata Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi.
Sementara itu, soal status kepartaian Noel di Partai Gerindra, Ketua Harian DPP Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, mengaku belum bisa memastikan. Menurutnya, kepengurusan Noel masih akan ditinjau lebih lanjut.
“Saya belum tahu apakah nanti ada pendaftaran ulang atau perpanjangan keanggotaan. Itu masih akan kita lihat,” jelasnya di Istana Kepresidenan, Senin, 25 Agustus 2025.*
Artikel Terkait
Sritex Akan Diambil Alih Danareksa, Ini Pernyataan Wamenaker RI
Wamenaker Desak Manajemen Lama Sritex Bayar Kewajiban PHK di Tengah Kasus Hukum Komisaris Utama
Wamenaker Kecam Pernyataan HRD soal Job Fair Hanya Formalitas: “Itu Kurang Ajar dan Harus Dipecat!”
OTT Wamenaker Noel, Menaker Yassierli: Pukulan Berat bagi Kementerian, Dukung Penuh Langkah KPK
OTT Wamenaker Noel, KPK Amankan 14 Orang dan 22 Kendaraan Bermotor