Firdaus juga menjelaskan perbedaan signifikan antara haji Furoda dan haji khusus. Menurutnya, ada miskonsepsi bahwa haji Furoda adalah paket VIP.
“Padahal yang membuat mahal itu hanya karena percepatan visanya. Untuk fasilitas, jauh lebih unggul haji khusus. Jarak maktab haji khusus ke tempat lempar jumrah lebih dekat dibanding Furoda,” tegasnya.
Haji khusus tahun ini dari Fatimah Zahra dibanderol sekitar 16.950 USD per orang, dengan pendaftaran awal sebesar 4.500 USD. Namun, antrean keberangkatan diperkirakan memakan waktu hingga tujuh tahun.
“Kami sudah berjalan sejak 2019 dan sempat mengalami hal serupa pada 2022, tapi saat itu visa keluar di H-1. Tahun ini lebih berat karena tidak keluar sama sekali. Tapi ini adalah risiko bisnis, kalau mau untung kita juga harus siap rugi,” ungkap Firdaus.
Ia menegaskan bahwa saat ini kuota visa Furoda sudah tertutup dan tidak ada celah lagi untuk mengupayakan keberangkatan tambahan.
“Sistem Nusuk (platform resmi Arab Saudi) tidak bisa memproses lagi, dan kami tidak bisa melakukan pembayaran karena visanya tidak tersedia,” ujarnya.
Meski ada kekecewaan, Fatimah Zahra tetap berkomitmen memberikan solusi terbaik bagi para jamaah.
“Kami sudah transparan sejak awal. Sekarang tinggal para jamaah memilih opsi mana yang terbaik bagi mereka,” pungkas Firdaus.
Artikel Terkait
Arab Saudi Tindak Tegas Haji Tanpa Izin: Denda Ratusan Juta hingga Deportasi dan Larangan Masuk 10 Tahun
Saudi Gunakan Drone dan Teknologi Canggih Awasi Calon Haji Ilegal
Indosat Layani Ribuan Jemaah Haji Lewat Booth 24 Jam di Embarkasi Solo dan Surabaya
Nuansa Kampung Halaman Hadir di Arafah dan Mina, Tenda Jemaah Haji Didesain Nyaman dan Estetik
Kurangi Kepadatan di Mina, Kemenag Terapkan Skema Tanazul untuk Jemaah Haji