267 Jamaah Haji Khusus Fatimah Zahra Diberangkatkan, 37 Gagal Berangkat Lewat Jalur Furoda

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Sabtu, 31 Mei 2025 | 11:28 WIB
 (SP/Stefy Thenu )
(SP/Stefy Thenu )

Semarang, SUARA PEMBARUAN – Sebanyak 267 jamaah haji dari biro perjalanan Fatimah Zahra telah diberangkatkan ke Tanah Suci. Kloter ketiga yang merupakan kloter terakhir dari biro ini berangkat tepat pada tanggal 4 Zulhijjah, yang menjadi hari terakhir penerimaan jamaah haji di Arab Saudi.

Namun di tengah kabar gembira keberangkatan, terdapat pula kabar pilu: sebanyak 37 calon jamaah haji jalur Furoda gagal diberangkatkan karena visa tak kunjung keluar hingga batas akhir.

Salah satu jamaah yang turut serta dalam rombongan adalah Rudi Siswanto, warga Semarang yang berangkat bersama istri, anak, adik, dan iparnya.

“Alhamdulillah, akhirnya kami bisa berangkat juga. Sudah lama menunggu, dolarnya sudah lebih dari Rp20 juta,” kata Rudi kepada wartawan sesaat sebelum keberangkatan, dari Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, Sabtu (31/5/2025).

“Yang penting bisa ibadah, fasilitasnya insya Allah bagus,” tambahnya.

Jamaah haji khusus Fatimah Zahra saat siap menuju Tanah Suci (SP/Stefy Thenu )

Firdaus Muhammad Adam, General Manager Fatimah Zahra, mengungkapkan bahwa 267 jamaah yang diberangkatkan terdiri dari peserta haji kuota resmi.

Ia memastikan keberangkatan mereka berjalan lancar karena dokumen dan visa sudah lengkap sejak satu bulan sebelumnya. Namun, nasib berbeda menimpa calon jamaah jalur Furoda.

“Qadarullah, sampai pagi ini visa Furoda tidak keluar. Padahal kami berharap last minute bisa keluar, bahkan sampai kami hitung waktu subuh. Tapi kenyataannya, tidak ada satu pun visa yang berhasil keluar,” ujar Firdaus.

Fatimah Zahra mencatat kerugian hampir Rp5 miliar akibat gagalnya keberangkatan 37 jamaah Furoda. Kerugian tersebut berasal dari pembayaran tiket pesawat, hotel, hingga transportasi yang telah dibayarkan penuh namun tidak bisa dikembalikan.

“Maskapai Qatar tidak mengembalikan uang karena kami sudah booking untuk tanggal 28. Hotel pun tidak bisa dikonversi menjadi deposit atau dana kembali. Hampir semua sektor—90 persen—tidak bisa diselamatkan,” jelas Firdaus.

Meski begitu, pihak biro menjamin tidak akan membebankan kerugian ini kepada jamaah.

“Kami kembalikan dana mereka 100 persen tanpa potongan. Atau jika mau, bisa dialihkan ke haji khusus atau ke program umrah,” katanya.

Ia menyebut sudah ada 10 orang yang memilih opsi umrah pasca musim haji.

Halaman:

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Polda Sulsel Tindak Penyalahgunaan BBM Subsidi

Selasa, 2 Juni 2026 | 20:25 WIB
X