KH Sholeh Darat Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Kamis, 10 April 2025 | 09:17 WIB
KH Sholeh Darat
KH Sholeh Darat

Semarang, SUARA PEMBARUAN - Pemkot Semarang dorong dan akan mengupayakan KH Sholeh Darat bisa ditetapkan sebagai pahlawan nasional. Mahaguru tokoh bangsa ini dinilai memberi keteladanan kehidupan dalam penyebaran agama Islam hingga perjuangan melawan penjajah lewat jalur perdamaian.Baca Juga: Bupati Gusril Pausi Targetkan Pemkab Kaur Raih WTP dari BPK

Hal tersebut diungkapkan Wakil Wali Kota Semarang Iswar Aminuddin, mewakili Agustina, Wali Kota Semarang, saat memberi sambutan di Kirab Haul KH Sholeh Darat ke-125 di Lapangan Garnisun Kalisari, Rabu (9/4).

"Mengutip pidato Ir Soekarno, bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya, Pemerintah Kota Semarang akan berupaya agar KH Sholeh Darat dapat menjadi salah satu pahlawan Indonesia," tutur Iswar.Baca Juga: Bupati Rachmat Riyanto Berharap Jalan Provinsi Rusak di Bengkulu Tengah Segera Diperbaiki

Dikatakan, Muhammad Sholeh bin Umar al-Samarani atau yang akrab dipanggil Kiai Sholeh Darat adalah sosok yang turut membentuk intelektualitas dan keulamaan para tokoh organisasi Islam di tanah air.

Menjadi mahaguru bagi KH Hasyim Asy’ari (pendiri Nahdlatul Ulama), KH Ahmad Dahlan (pendiri Muhammadiyah), sekaligus menjadi penerang bagi Raden Ajeng Kartini.Baca Juga: Pelanggan Masih Setia Pakai Pertamax, Konsumsi Selama Mudik Lebaran di Jateng - DIY Naik 77 Persen

"Kita paham bersama, beliau adalah sosok mahaguru dari ulama Nusantara, tidak hanya milik satu golongan tapi milik semua umat Islam yang ada di Nusantara. Banyak hal yang sudah beliau lakukan menjadi teladan bagi kita semua, utamanya di generasi sekarang," ujar dia.

Menurut Iswar, pengetahuan dan ilmu yang diwariskan KH Sholeh Darat banyak menjadi pelajaran dan hikmah yang bisa dijadikan pegangan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Sekaligus jadi pegangan generasi sekarang dalam rangka menjalin hubungan sesama manusia maupun dengan Tuhan.Baca Juga: Harga TBS Sawit Turun, Wagub Sidak Pabrik PKS di Bengkulu Utara

Melalui momentum haul Kiai Sholeh Darat, lanjut dia, para santri di Semarang diharapkan bisa menjadi penjelajah ilmu hingga memiliki kedalaman dan keluasan pengalaman dan pengetahuan.

Para santri juga diminta untuk meraih dan sebarkan ilmu yang bermanfaat, menjadi sosok dengan akhlak yang mulia, pribadi yang santun, toleran, rendah hati, dan punya kesalehan sosial sebagaimana diajarkan oleh KH Sholeh Darat.Baca Juga: Harga TBS Sawit Turun, Wagub Sidak Pabrik PKS di Bengkulu Utara

Tidak lupa, berikan sumbangan terbaik kepada Kota Semarang dan Indonesia, membangun tatanan masyarakat berilmu sebagai ciri masyarakat yang berdaya saing tinggi, yang mampu memberikan kontribusi pada pembangunan peradaban.

"Mari terus mengambil bagian dan memberikan kontribusi sesuai kemampuan yang dimiliki. Hal ini merupakan manifestasi yang nyata dalam meneruskan perjuangan yang telah dirintis oleh Kiai Sholeh Darat," imbuhnya.Baca Juga: Wamen P2MI Apresiasi Komitmen Pemkab Gowa Turunkan Angka Miskin Ekstrem

Ketua PCNU Kota Semarang KH Anasom menambahkan untuk bisa KH Sholeh Darat ditetapkan sebagai pahlawan nasional harus bisa memenuhi sejumlah persyaratan ketat. Di antaranya mengisi daftar akademis yang berisi data-data faktual tentang Kiai Sholeh Darat.

"Saat ini masih proses penyusunan. Kemudian ada juga syarat harus ada sisi kepahlawanan yang ditonjolkan dari Kiai Sholeh Darat. Nah dari sisi ini, masih terus kita gali. Tapi Alhamdulillah sudah banyak artikel yang mengupas tentang itu," ujar dia.Baca Juga: Mentan Amran Pastikan Produksi Padi Nasional Meningkat di 2025

Setelah sejumlah persyaratan tersebut rampung disusun, PCNU Kota Semarang akan membawa ke pemerintah secara berjenjang, mulai dari Pemkot, Pemprov hingga pemerintah pusat.

Halaman:

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

DMI Kerja Sama Dewan Imam Nasional Australia

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB
X