Banjir Genangi RSUD Bekasi, Rendam Alat Kesehatan yang Butuh Sumber Listrik

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Rabu, 5 Maret 2025 | 18:34 WIB
RSUD Kota Bekasi yang terendam banjir pada Selasa, 4 Maret 2025. (Instagram.com/@rsudcambekasi)
RSUD Kota Bekasi yang terendam banjir pada Selasa, 4 Maret 2025. (Instagram.com/@rsudcambekasi)

SUARA PEMBARUAN - Insiden banjir menggenangi area Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Chasbullah Abdulmadjid di Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Selasa, 4 Maret 2025.Baca Juga: Jakarta Siaga 2, Gubernur DKI Pramono Anung Soroti Sampah yang Menumpuk di Pintu Air Manggarai

Direktur RSUD Kota Bekasi, Kusnanto Saidi menyoroti banjir yang menggenangi area rumah sakit menyebabkan sejumlah fasilitas tidak memadai karena membutuhkan sumber listrik.

Di sisi lain, Kusnanto menyebut pihaknya khawatir terjadi korsleting listrik apabila terdapat fasilitas bagi pasien kritis di RSUD Kota Bekasi.Baca Juga: Warga Jakarta Keluhkan Alat Peringatan Dini yang Tak Berbunyi Sebelum Banjir Datang

Adapun layanan yang terdampak banjir ialah MRI, CT Scan, Cath lab, HD, dan layanan IRM yang menggunakan alat dengan sumber daya listrik. Sementara seluruh layanan lain berjalan normal.

Kusnanto menyebut beberapa pelayanan juga ditiadakan akibat pemadaman listrik seperti MRI, CT Scan, cath lab dan hemodialisis.Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Terima Kunjungan Jaringan Oposisi Loyal Kota Parepare

"Panel listrik dipadamkan karena khawatir terjadi korsleting," ungkap Kusnanto melalui cuplikan video Instagram RSUD Kota Bekasi @rsudcambekasi, pada Selasa, 4 Maret 2025.

Dalam video yang beredar di media sosial (medsos), tampak genangan air masuk ke dalam ruangan RSUD Kota Bekasi sehingga pasien harus dievakuasi.Baca Juga: Banjir Jakarta Memakan Korban: Anak Usia 2 Tahun Terseret Arus saat Evakuasi Banjir Jaksel, Ditemukan Tak Bernyawa di Dekat Rumahnya

Kusnanto juga menuturkan insiden banjir menyebabkan kelumpuhan listrik terutama di gedung E dan F.

"RSUD dr Chasbullah Abdulmadjid juga ikut terdampak oleh banjir," tegas Kusnanto.Baca Juga: Tinjau Banjir di Bekasi, Wapres Gibran Ikut Becek-becekan

Di sisi lain, Kusnanto juga mencemaskan kondisi banjir yang memasuki area fasilitas rumah sakit dapat mengganggu kenyamanan pasien.

Hal itu lantaran fasilitas RSUD Kota Bekasi itu hingga kini masih belum memadai untuk kembali digunakan karena membutuhkan sumber daya listrik.Baca Juga: Sejumlah Pejabat Eselon III dan IV Pemprov Bengkulu Tandatangani Perjanjian Kinerja

"Ini yang menyebabkan kelumpuhan listrik terutama di gedung E dan F serta merendam instalasi gizi dan laundry," lanjutnya.

"Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya bila kami tidak dapat memberikan pelayanan kesehatan yang prima," terangnya.

Banjir mulai masuk ke rumah sakit sejak dini sekitar pukul 02.30 WIB, pada Rabu, 5 Maret 2025.Baca Juga: Penanganan Stunting dan Gizi Buruk di Bengkulu Gaspol Lewat Program MBG

Halaman:

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

DMI Kerja Sama Dewan Imam Nasional Australia

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB
X