Semarang, SUARA PEMBARUAN - Sejumlah daerah di Jawa Tengah dilanda banjir dan tanah longsor akibat curah hujan yang tinggi.
Akibatnya, beberapa SPBU terendam banjir. Namun, Pertamina Patra Niaga telah melakukan upaya mitigasi, sehingga tidak mengganggu penyaluran BBM maupun LPG kepada masyarakat.Baca Juga: Dua Kecamatan di Kendal Dilanda Banjir, Ratusan Warga Mengungsi
"Salah satunya, SPBU Nelayan Tawangsari, Kendal tanki Solar 20 KL terendam air, namun masih ada tanki Solar 32 KL yang masih aman dan bebas air sehingga masih dapat digunakan penyaluran BBM. Kami terus memonitor dan sedang dilakukan pengurasan utk tanki 20 kl," ujar Area Manager Commrel & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah Taufiq Kurniawan, Rabu (23/1).Baca Juga: Desa Langganan Banjir di Brebes, Pemprov Jateng Solusikan Parapet dan Penanaman Pohon di Hulu
Selain itu, SPBU 44.581.11 MT Haryono Kuwaron Grobogan terendam air akibat bendungan jebol dilakukan stop operasional dari pkl 9.30.
Suplai BBM kemudian dialihkan ke SPBU sekitar yakni SPBU 44.58119, 44.58102, 44.58106 Grobogan dan SPBU 44.595.14 san SPBU 45595.30 Demak yang berbatasan.Baca Juga: Pererat Sinergi dengan Wartawan, Kajati Jateng: Media Mitra Strategis Menyampaikan Informasi kepada Masyarakat
"Semua sarfas Supply Point Utama dan penyaluran mobil tanki tidak ada yang tertunda, karena masih dapat melintas di jalur alternatif," imbuhnya.Baca Juga: Sikapi PMK, Peternak di Bengkulu Diminta Tetap Jaga Kebersihan Kandang dan Vaksin Teratur
Untuk membantu meringankan beban masyarakat korban banjir, Pertamina juga juga menyalurkan bantuan CSR first aid bencana di beberapa titik, antara lain di Patebon Kendal dan menyusul ke Longsor dan Banjir Pekalongan.*
-
Artikel Terkait
Cluster Dahlia Meteseh Kembali Diterjang Banjir, Wali Kota Semarang Desak Pengembang Bertanggung Jawab
Presiden Minta Semua TV Nasional Tayangkan Lagu Indonesia Raya, Langsung Banjir Dukungan Masyarakat
Mentan Terobos Banjir dan Longsor, Pantau Langsung Kondisi Pertanian
Pertamina dan Hiswana Migas Gerak Cepat Membantu Korban Banjir di Makassar
Dulu Turun Salju, Kini Dihantam Banjir Bandang, Arab Saudi Waspadai Cuaca Ekstrim!