Jakarta Siaga 2, Gubernur DKI Pramono Anung Soroti Sampah yang Menumpuk di Pintu Air Manggarai

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Rabu, 5 Maret 2025 | 18:31 WIB
Potret Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. (Instagram.com/@pramonoanungw)
Potret Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. (Instagram.com/@pramonoanungw)

SUARA PEMBARUAN - Peristiwa banjir yang menggenangi berbagai wilayah Provinsi DKI Jakarta, membuat sang kepala daerah terjun langsung meninjau pintu Air Manggarai, Jakarta Selatan, pada Selasa, 4 Maret 2025.Baca Juga: Wali Kota Bengkulu Janjikan Seragam Baru Anggota Satpol PP dan Damkar

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung saat itu langsung mengecek data terkait sistem aliran Kali Ciliwung yang kini meluap ke berbagai daerah DKI Jakarta.

Pramono pun sempat berbincang dengan Plt Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, Ika Agustin Ningrum. Setelahnya, sang Gubernur DKI mengecek tinggi muka air di pintu Manggarai.Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Terima Kunjungan Jaringan Oposisi Loyal Kota Parepare

Berdasarkan data yang disampaikan Dinas SDA Jakarta, pada Selasa, 5 Maret 2025 sekitar pukul 16.20 WIB, tinggi permukaan air mencapai 850 sentimeter atau 8,5 meter.

Banyak juga tumpukan sampah yang tertahan di pintu air tersebut.

Menyoroti hal itu, Pramono mengklaim kini banjir di DKI Jakarta memasuki siaga 2.Baca Juga: Banjir Jakarta Memakan Korban: Anak Usia 2 Tahun Terseret Arus saat Evakuasi Banjir Jaksel, Ditemukan Tak Bernyawa di Dekat Rumahnya

"Seperti kita ketahui bersama, permukaan air di Manggarai ini sudah naik," tutur Pramono kepada awak media di Pintu Air Manggarai, Jakarta Selatan, pada Selasa, 4 Maret 2025.

"Artinya Jakarta ini sudah siaga dua. Maka dari itu, kami ingin mengecek," lanjutnya.

Berdasarkan catatan BPBD Jakarta pada Selasa, 4 Maret 2025 per pukul 12.00 WIB, banjir di DKI Jakarta meluas hingga ke 105 titik rukun tetangga (RT).Baca Juga: Tinjau Banjir di Bekasi, Wapres Gibran Ikut Becek-becekan

Banjir disebabkan oleh curah hujan tinggi dan meluapnya air Kali Ciliwung, Pesanggrahan, dan Krukut.

BPBD Jakarta mencatat titik banjir itu tersebar di Jakarta Barat (12 RT), di Jakarta Selatan (46 RT), dan di Jakarta Timur (47 RT).*

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

DMI Kerja Sama Dewan Imam Nasional Australia

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB
X