Bagi Maryani, setiap gulung tali adalah langkah menuju karya seni, dan setiap kunjungan ke MR.D.I.Y. adalah bahan bakar kreativitas.
4. Ananda Rasulia – Mewarnai Dunia Anak Lewat Komunitas
Sebagai pendiri komunitas kegiatan anak di Banten, Ananda Rasulia merancang aktivitas edukatif dan kreatif untuk anak-anak. Sumber inspirasinya? Lorong-lorong di MR.D.I.Y.
“Saya suka eksplor produk—glitter, cat, alat craft. Semua bisa jadi ide aktivitas anak.”
MR.D.I.Y. mendukungnya dalam menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan. Kini, ia menjalin kolaborasi dengan berbagai brand dan menjangkau ribuan keluarga melalui komunitasnya.
5. Seli Silviana – Rumah Kecil, Dekorasi Besar
Di Jawa Barat, Seli Silviana percaya bahwa kebahagiaan hadir dalam bentuk-bentuk kecil—seperti stiker dinding lucu atau lampu dekoratif yang hangat. Semua itu ia temukan di MR.D.I.Y.
“Saya suka menata ulang sudut rumah sesuai mood. Barang-barangnya affordable dan lucu-lucu.”
MR.D.I.Y. menurutnya adalah tempat di mana ia bisa mengekspresikan diri melalui dekorasi rumah. Hasilnya, rumah mungilnya pun terasa lebih hidup dan personal.
6. Jihan – Dari Stationery Lucu ke Peralatan Rumah Tangga
Bekerja sebagai pegawai swasta dan ibu rumah tangga di Semarang, Jihan punya ikatan khusus dengan MR.D.I.Y. Sejak masa kuliah, ia akrab dengan alat tulis dan pernak-pernik lucu dari toko ini. Kini setelah menikah, ia kembali ke MR.D.I.Y. untuk kebutuhan rumah tangga.
“Dulu karena lucu, sekarang karena multifungsi,” ujarnya sambil tersenyum.
Bersama suaminya, Jihan menjadikan kunjungan ke MR.D.I.Y. sebagai quality time sekaligus tempat berburu kebutuhan dapur, kamar mandi, hingga alat kerja.
Artikel Terkait
Pasar Betaboer Panggung Identitas Lokal Inspirasi Kemajuan Daerah
Inspirasi dari AO PNM Mekaar Makassar: Memberdayakan Perempuan Tangguh bagi Ekonomi Keluarga
Merawat Akar Budaya Pesisir: Sastra Jawa Pantura sebagai Cermin Identitas dan Inspirasi Masa Kini