Jakarta, SUARA PEMBARUAN – Sri Wulandari, atau yang akrab disapa Wulan, adalah sosok inspiratif yang membuktikan bahwa kebaikan yang diberikan kepada orang lain akan selalu menemukan jalannya untuk kembali.Baca Juga: Bus Jamaah Umrah Asal Indonesia Kecelakaan, Enam Meninggal Dunia
Sebagai seorang Senior Account Officer (SAO) di PNM Mekaar, Wulan tidak hanya menjalankan tugas profesionalnya, tetapi juga terlibat secara emosional dan sosial dalam upaya pemberdayaan perempuan prasejahtera.
Pengalaman Wulan melihat perjuangan ibunya, yang juga merupakan nasabah PNM Mekaar, menjadi motivasi kuat baginya untuk turut serta dalam membantu perempuan-perempuan tangguh yang berusaha keras untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga mereka.Baca Juga: Bus Jamaah Umrah Asal Indonesia Kecelakaan, Enam Meninggal Dunia
Melalui perannya di PNM Mekaar, Wulan tidak hanya memberikan layanan keuangan, tetapi juga menjadi pendamping dan motivator bagi para perempuan untuk mengembangkan usaha mereka.
“Dulu waktu saya SMA ibu itu nasabah Mekaar, setiap minggu ada mba AO yang datang ke rumah. Dan saat lulus, Ibu pingin saya bisa bermanfaat juga buat orang lain dan menyuruh saya daftar ke PNM. Karena Ibu merasa bias jalan terus usahanya berkat dibantu Mekaar,” ceritanya.Baca Juga: Posko Angkutan Lebaran 2025 Dibuka, 14 Ribu Penumpang Diprediksi Masuk Lewat Bandara Ahmad Yani Semarang
Ia pun menuruti Ibunya untuk bergabung dengan PNM, setelah tidak lolos mendaftar kuliah jurusan kedokteran sesuai cita-citanya. Hari-hari bekerja Wulan jalani sesuai dengan pesan ibunya. “Menurut Ibu buat bermanfaat bagi orang lain ada banyak cara dan ngga harus nunggu jadi hebat,” tambah gadis kelahiran Takalar ini.
Berbekal keyakinan bahwa sebagian rezeki yang diperoleh adalah hak orang lain, sejak 2018 ia membentuk komunitas sosial bersama rekan-rekannya. Melalui inisiatif ini, mereka rutin menyalurkan bantuan kepada Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia dan berbagai panti asuhan.Baca Juga: Rakor Lintas Sektoral PAM Idulfitri 1446 H, Wagub Mian Pastikan Tenaga Medis Siaga di Rumah Sakit dan Objek Wisata
Semangat kebaikan yang ia tanam pun menular. Kini komunitasnya berkembang dengan partisipasi dari teman-temannya di unit PNM. Bagi Wulan, berbagi bukan tentang seberapa besar yang diberikan, tetapi ketulusan di dalamnya. Prinsip ini ia pelajari sejak kecil, ketika keluarganya tak ragu membantu sesama meski dalam keterbatasan.
Dedikasi dan kepeduliannya mengantarkan Wulan menjadi salah satu perwakilan PNM dalam Istanbul Youth Summit 2025, sebuah ajang bergengsi bertaraf internasional. Ia berharap semakin banyak generasi muda yang tidak ragu menebar kebaikan, karena setiap perbuatan baik pasti berbalas.Baca Juga: Akselerasi Cetak Sawah 75 Ribu Hektare di Kalteng, Mentan Targetkan Produksi 1 Juta Ton Beras
"Kebaikan sekecil apa pun akan dibalas berkali lipat. Yang penting kita ikhlas dan bersyukur," ujarnya.
Kisah inspiratif Wulan menjadi bukti bahwa kepedulian dan ketulusan dapat membawa dampak luas. Karena kebaikan yang diberikan dengan tulus tidak akan pernah hilang, ia akan bertumbuh, menular, dan pada waktunya akan dituai.*
Artikel Terkait
Dapat Bantuan Modal Rp4 juta-an per Orang, 1,9 Juta Pengusaha Perempuan di Jateng Peroleh Akses Modal dari PNM
Di Depan Ribuan Nasabah Mekaar Binaan PNM, Presiden: Disiplin dan Kerja Keras Membangun Bisnis
UMKM di Jateng Tumbuh dan Berkembang Berkat Program Mekaar PNM
Sosialisasi Keuangan Syariah Fatayat NU dan PNM Untuk Kemajuan UMKM Bengkulu
Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Jatim Turun 33,2 %, dan 31,7%