Jakarta, SUARA PEMBARUAN – Parfum dengan aroma woody kerap disebut sebagai wangi khas ‘pria mapan’ karena menghadirkan kesan hangat, maskulin, sekaligus dewasa.
Wewangian ini tidak hanya cocok digunakan dalam acara resmi, tetapi juga relevan saat momen santai karena karakter aromanya yang fleksibel.
Seperti namanya, parfum woody menghadirkan sensasi menyerupai aroma kayu, smokey, hingga nuansa earthy yang kuat. Jenis ini juga memiliki variasi unik yang menonjolkan sisi bold dan matang.
Contohnya, woody leather yang menghasilkan aroma berat dan smokey dengan tambahan bahan seperti oud, suede, wood, hingga cashmere. Ada pula woody spicy, kombinasi kayu dan rempah-rempah yang memberi kesan hangat. Sementara itu, woody fresh menghadirkan aroma segar dengan sentuhan buah-buahan.
Pemilihan jenis parfum perlu disesuaikan dengan aktivitas harian. Jika menginginkan ketahanan wangi yang lebih lama, tipe extrait de parfum atau eau de parfum (EDP) bisa menjadi pilihan.
Di pasaran, parfum woody tersedia dengan beragam merek dan harga, mulai dari puluhan ribu hingga ratusan ribu rupiah. Beberapa rekomendasi di antaranya: Cave Leather Oud Extrait de Parfum (Rp75.000), By Frags (Fabron Frags) Parfum Bizael Men EDP (Rp190.000), Alchemist Out West Extrait de Parfum (Rp339.000), Kahf Silverwood Extrait de Parfum (Rp327.000), serta HMNS The Perfection (Rp398.000).
Dengan pilihan yang beragam, parfum woody bisa menjadi identitas wangi khas pria modern yang ingin tampil percaya diri di setiap kesempatan.
Artikel Terkait
EDP hingga Extrait de Parfum, Lebih Mahal tapi Wangi Tahan Lama Seharian
Rekomendasi Parfum Beraroma Teh: Segar, Menenangkan, dan Cocok untuk Aktivitas Sehari-hari