Yogyakarta, SUARA PEMBARUAN – Ada aroma katsu yang renyah, desisan minuman matcha yang diaduk, dan tawa dua anak muda berseragam pelajar yang sedang asyik berfoto di depan gerobak takoyaki imajiner. Bukan, ini bukan adegan drama Jepang terbaru. Ini adalah suasana yang sengaja dihadirkan Archipelago Hotels melalui program kuliner terbaru mereka: "60 Seconds to Tokyo."
Jika biasanya kita harus menempuh perjalanan 7 jam dengan pesawat untuk merasakan street food ibukota Jepang, kali ini Archipelago menghadirkan pengalaman itu hanya dalam hitungan detik—tepat di 138 hotel mereka yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Program yang berlangsung dari 1 Juli hingga 31 Desember 2026 ini adalah seri kedua dari Archipelago Global Flavours Series, setelah sukses besar dengan "60 Seconds to Seoul" yang baru saja meraih penghargaan Marketeers OMNI Brands of the Year 2026.
Dua Karakter yang Jadi Jembatan Budaya
Yang membuat program ini terasa lebih personal adalah hadirnya dua maskot karismatik: Ren dan Reina. Ren digambarkan sebagai pemuda berdarah Indonesia-Jepang yang ceria, sementara Reina adalah gadis Jepang asli yang kini tinggal di Indonesia. Keduanya bukan sekadar gambar di poster. Mereka adalah "pemandu wisata" yang membawa tamu menjelajahi sudut-sudut kuliner Tokyo—mulai dari kedai yakitori pinggir jalan hingga toko wagyu yang mewah—tanpa harus meninggalkan kursi restoran hotel.
"Kami tidak hanya ingin menyajikan makanan, tapi juga cerita. Ren dan Reina adalah representasi dari persahabatan lintas budaya. Lewat mereka, kami ingin menciptakan momen 'Jepang banget' yang autentik, tapi tetap dekat dengan lidah Indonesia," ujar Wawan Eja Sukmawan selaku General Manager Harper Malioboro Yogyakarta.
Dari Menchi Katsu hingga Matcha Puff: Deretan Menu yang Menggoda
Program ini menyajikan 12 menu unggulan yang semuanya terinspirasi dari jajanan kaki lima paling ikonik di Tokyo. Tiga di antaranya menjadi prime star:
1. Menchi Chicken Katsu – Potongan ayam goreng tepung dengan balutan panko yang super renyah, disiram saus spesial yang sedikit manis dan gurih. Konon, menu ini adalah favorit anak sekolah Jepang saat jam istirahat.
2. Sakura Sunset – Minuman non-alkohol dengan lapisan warna gradasi merah muda dan oranye, menghadirkan rasa floral ringan yang menyegarkan. Pas banget untuk menemani sore hari.
3. Kuromitsu Matcha Puff – Pastry lembut berisi krim matcha yang pahit manis, dipadukan dengan siraman saus kuromitsu (gula merah Jepang) yang legit. Satu gigitan, langsung terasa matcha-nya.
Tak ketinggalan, ada pula Chicken Kamikaze (ayam pedas ala Jepang), Chicken Katsu Sando (sandwich katsu khas konbini), Takoyaki yang gurih, Wagyu Burger premium, Hambagu (hamburger steak ala Jepang), Yakimeshi Fried Rice, serta Prawn Tempura Nori Taco yang unik.
Apa yang membuat Archipelago begitu percaya diri mengusung tema Tokyo? Jawabannya ada pada data. Berdasarkan survei Site Minder Changing Traveller Report 2025, Jepang menjadi destinasi luar negeri nomor satu yang paling diidam-idamkan wisatawan Indonesia, dengan 33% responden memilihnya. Angka ini diperkuat catatan Japan National Tourism Organization (JNTO) yang menunjukkan 558.900 wisatawan Indonesia berkunjung ke Jepang sepanjang Januari-November 2025—melonjak 26,3% dibanding tahun sebelumnya.
Antusiasme inilah yang ingin ditangkap Archipelago. Bagi mereka yang belum sempat terbang ke Negeri Sakura, "60 Seconds to Tokyo" menjadi gerbang kecil untuk merasakan atmosfernya. Dan bagi yang sudah sering ke Jepang, program ini adalah nostalgia dalam setiap suapan.
Yang menarik, program ini tidak eksklusif hanya untuk tamu yang menginap. Masyarakat umum pun bisa datang ke restoran hotel-hotel Archipelago—mulai dari Aston, Alana, Harper, Quest, Hotel Neo, hingga fave—untuk mencicipi menu-menu spesial ini. Bahkan, bagi yang malas keluar rumah, sajian ini juga tersedia melalui layanan pesan antar online dan room service.
"Kami ingin momen '60 Seconds to Tokyo' ini bisa dirasakan oleh semua kalangan. Mau itu sambil berenang di poolside, santai di kamar, atau sekadar mampir untuk makan siang," tambah Wawan.
Dengan hadirnya Ren dan Reina, deretan menu yang instagrammable, dan cita rasa yang diracik untuk lidah Nusantara, "60 Seconds to Tokyo" bukan sekadar program makan—ia adalah perjalanan rasa yang membawa Indonesia-Jepang dalam satu piring.
Artikel Terkait
Hari Pajak Nasional, BRI Setor Rp19,1 Triliun ke Negara pada Kuartal I 2026
Wagub Mian Hadiri Munas APPSI di NTB, Paparkan Pemprov Tarik Pajak Permukaan Air Tanah Kelapa Sawit
Menkeu Purbaya ke Jogja Buka Pasar Rakyat Ultra Mikro, Luncurkan Becak Listrik Hingga Prediksi Juara Piala Dunia
Pajak Pencairan BPJS Ketenagakerjaan Pertanyaan Lama Yang Masih Dinanti Jawabannya Buruh dan Akademisi Desak Evaluasi Aturan JHT
Bekalista, Becak Listrik Daring Pertama Indonesia, Resmi Diluncurkan di Alun-alun Selatan Keraton Yogyakarta
Tantangan Transformasi Pasar Rakyat Diungkap Peneliti ITB Agus Eko Madyo Langkah Digitalisasi Dengan Penyesuaian Jadi Jawaban