Semarang, SUARA PEMBARUAN – Di tengah menjamurnya jajanan modern dengan tampilan kekinian, kehadiran Leker Jadoel JONI di kawasan Ngaliyan justru menjadi magnet bagi para pencinta kuliner tradisional. Camilan sederhana ini sukses membangkitkan kenangan masa kecil, khususnya nostalgia jajanan semasa duduk di bangku sekolah dasar.Baca Juga: Dedikasi Tanpa Batas, Alumnus FK UNDIP Hadirkan Harapan Baru di Papua
Sejak sore hari, lapak Leker Jadoel JONI yang berlokasi di Jl. Prof. Dr. Hamka No.90, Taman Ngaliyan, Semarang, tepatnya arah menuju Kopi Nuri, selalu dipadati pengunjung. Antusiasme ini bukan tanpa alasan. Leker yang disajikan memiliki ciri khas kulit yang sangat tipis dan super crispy, memberikan sensasi renyah di setiap gigitan.
Selain teksturnya yang menggoda, leker di tempat ini juga menawarkan beragam pilihan topping yang dapat disesuaikan dengan selera pelanggan. Mulai dari varian klasik seperti cokelat dan keju hingga kombinasi rasa lainnya yang semakin memperkaya pengalaman menikmati camilan nostalgia ini. Meski menghadirkan kualitas rasa yang memuaskan, harga yang ditawarkan tetap ramah di kantong, menjadikannya pilihan ideal untuk jajan santai tanpa harus berpikir panjang.Baca Juga: OJK Pacu Konsolidasi, Dua BPR Artha Resmi Bersatu
Fenomena ramainya pengunjung menunjukkan bahwa kuliner tradisional masih memiliki tempat istimewa di hati masyarakat. Banyak pelanggan yang datang bukan hanya untuk menikmati rasanya, tetapi juga untuk mengenang masa kecil yang penuh kenangan. Tak sedikit pula yang menjadikan Leker Jadoel JONI sebagai langganan tetap untuk bersantai bersama keluarga atau teman.
Lapak ini mulai beroperasi setiap hari pukul 17.00 hingga 21.00 WIB, namun sering kali leker sudah habis sebelum waktu tutup karena tingginya minat pembeli. Oleh karena itu, pengunjung disarankan datang lebih awal agar tidak kehabisan.Baca Juga: Gas 100 Hari Kerja! Direksi Baru BPJS Kesehatan Luncurkan 8 Program Andalan untuk Peserta JKN
Kehadiran Leker Jadoel JONI menjadi bukti bahwa kesederhanaan dan cita rasa autentik mampu bertahan di tengah gempuran tren kuliner modern. Bagi warga Semarang maupun wisatawan yang ingin merasakan sensasi nostalgia jajanan tempo dulu, tempat ini layak masuk dalam daftar destinasi wisata kuliner yang wajib dikunjungi. Jadi, tunggu apa lagi? Segera datang dan rasakan kembali manisnya kenangan masa kecil dalam setiap gigitan leker yang renyah ini!Baca Juga: Pertamina Tegaskan Informasi Pendaftaran Pangkalan LPG Berbayar adalah Hoax
Artikel Terkait
Masak Akbar Bersama Willie Salim, Momentum Kenalkan Budaya dan Kuliner Bengkulu
Jejak Budaya Raminten: Warisan Kuliner dan Sosok Hamzah Sulaiman yang Tak Terlupakan
Hari Jadi Kota Semarang ke-478 Dimeriahkan Ragam Festival, Kuliner, hingga Parade Budaya
Palembang: Jejak Sejarah, Jejak Rasa – Kota Kuliner Indonesia yang Menggoda Selera
Menelusuri Kuliner Palembang - Ngirup Cuko: Gurihnya Tradisi, Mantapnya Cita Rasa