Pernah Benar Benar Ditabrak Mobil Hingga Chicken Crush Signature Menghadirkan Ruang Bersama Rasa Nusantara

Photo Author
Philipus Anton, Suara Pembaruan
- Sabtu, 30 Mei 2026 | 13:39 WIB
Menu andalan Chicken Crush Signature
Menu andalan Chicken Crush Signature


Yogyakarta, SUARA PEMBARUAN – Berkiprah selama hampir satu dekade berkiprah di industri kuliner, Chicken Crush resmi meluncurkan konsep terbarunya bernama Chicken Crush Signature. Peresmian ini berlangsung di outlet pertama mereka yang berlokasi di Yogyakarta, diiringi suasana syukuran dan kehadiran para mitra usaha yang hadir khusus dari berbagai penjuru Indonesia, mulai dari Sumatera, Kalimantan, Jawa Barat, hingga wilayah sekitar.

 

CEO dan founder PT Chicken Crush Indonesia, Nathanael Malvin di gerai CC Signature

 

Sebagai pendiri sekaligus CEO PT Chicken Crush Indonesia, Nathanael Malvin menjelaskan, pembaruan wajah ini bukan sekadar perubahan tampilan, melainkan langkah strategis setelah melewati berbagai tantangan berat selama hampir 10 tahun berdiri sejak 2017. Mulai dari pandemi COVID-19, gejolak isu politik, hingga kenaikan harga bahan baku, bahkan peristiwa tak terduga saat kendaraan menabrak langsung ke area outlet pertama mereka, semuanya menjadi pelajaran berharga.

"Dari situlah kami dan tim berdiskusi dan sepakat untuk membuat gerakan baru. Karena ini adalah outlet pertama dan yang asli, kami ingin memberikan yang terbaik, berbeda dari outlet reguler. Mulai dari segi pelayanan, kualitas produk, hingga konsep tempat, semuanya kami bedakan," ungkap Nathanael Malvin saat ditemui di sela-sela acara pembukaan.

Berbeda dengan konsep reguler yang selama ini dikenal, Chicken Crush Signature mengusung konsep ruang yang lebih luas dan terbuka, lengkap dengan area tribun. Konsep ini lahir dari nilai dasar yang dipegang perusahaan, yaitu kebersamaan. Nathanael Malvin menambahkan, "Chicken Crush berangkat dari nilai kebersamaan. Kami berharap pelanggan pun bisa merasakan hal yang sama. Target kami adalah komunitas, keluarga, atau teman-teman yang ingin nongkrong. Di sini kami sediakan ruang yang cukup luas, fasilitas lengkap, berbeda dengan konsep reguler yang ukurannya terbatas."

Tak hanya soal tempat, perbedaan mendasar juga ada pada variasi menu dan kualitas bahan. Pada lini Signature, tersedia beragam pilihan sambal khas Nusantara yang dibuat segar dan diracik on the spot saat dipesan. Bahkan, kini juga tersedia layanan kopi dengan bahan baku premium—fasilitas yang sama sekali tidak ada di gerai reguler—agar kenyamanan pengunjung saat berkumpul semakin lengkap.

Dalam persaingan bisnis ayam goreng yang sangat ketat di Tanah Air, Nathanael Malvin menegaskan pembeda utama Chicken Crush adalah konsistensi mengangkat cita rasa lokal. Berangkat dari Yogyakarta yang terkenal dengan kuliner geprek, brand ini berkomitmen menghadirkan rasa yang pas di lidah masyarakat Indonesia, serta berencana terus mengembangkan menu terinspirasi kekayaan kuliner dari Sumatera, Kalimantan, hingga daerah lain ke depannya. "Prinsip saya, membangun bisnis itu harus langgeng, ibarat memiliki anak yang ingin dibesarkan hingga tua dan bisa diwariskan. Kami pilih segmen ayam karena terbukti bisa bertahan puluhan tahun. Namun kami bedakan dengan mengangkat sentuhan nusantara. Kami ingin mengenalkan masakan khas Yogyakarta dan kekayaan rasa daerah lain ke seluruh Indonesia," ujar Nathanael Malvin.

Hingga saat ini, jaringan Chicken Crush telah memiliki lebih dari 40 gerai di seluruh Indonesia, di mana 18 di antaranya beroperasi dalam skema kemitraan atau waralaba yang tersebar dari Jawa, Sulawesi, hingga Maluku. Terkait investasi kemitraan, Nathanael Malvin menyebutkan paket awal berkisar di angka Rp225 juta, belum termasuk biaya sewa tempat dan renovasi yang secara total bisa mencapai kisaran Rp600 juta, tergantung lokasi dan kondisi pasar saat itu. Dengan peluncuran Signature ini, Nathanael Malvin berharap langkah ini menjadi bukti nyata komitmen bisnis yang berkelanjutan. Tidak hanya bertahan dalam siklus lima tahun pertama, tetapi terus tumbuh dan menjadi kebanggaan kuliner lokal Indonesia di kancah nasional.

Editor: Philipus Anton

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Durian Kawuk Raja Tandingi Rasa Musang King

Sabtu, 17 Januari 2026 | 19:25 WIB

Semarak BGCC 2025 di MP Makassar

Minggu, 3 Agustus 2025 | 12:56 WIB
X