Sleman, SUARA PEMBARUAN – Aneka Masakan Jejamuran di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) benar-benar lezat, tiada bandingnya. Masakan dari jamur rasanya memang seperti daging.
Itu adalah kesan dari 40 peserta dolan bareng Ikatan Keluarga Alumni Tujuh Dua (IKAJUA) Sekolah Menengah Pertama (SMPN) 2 Jember, Jawa Timur.
Resto Jejamuran di Sleman, Yogyakarta, menjadi jujugan para alumi. Mereka kagum menikmati lezatnya aneka masakan khas dari bahan baku jamur ini.
Kekaguman alumni sekolah ini tersirat, setelah merasakan olahan jamur yang rasanya memang seperti menikmati olahan daging. Di resto ini tersedia aneka menu serba jamur, diantaranya sate, gulai, tongseng, rendang, sup, crispy, steak, nugget, botok, pepes, lumpia, resoles, bakwan, es dawet dan aneka masakan jamur lainnya.
Masakan jamur diolah sedemikian rupa, menjadikan jamur rasa daging.
Menu sate, jamur diiris menyerupai sate, selanjutnya dibakar dengan bumbu sate seperti layaknya membakar daging sapi atau ayam.
Hebatnya, setelah dibakar, sate yang dihasilkan rasanya seperti daging ayam atau daging sapi.
Demikian pula terhadap jenis masakan jamur lainnya, dimasak menggunakan citarasa khas resto jejamuran ini. Bahkan yang membuat kagum, ternyata jamur dapat diolah amur jmenjadi es krim jamur. Es krim ini biasanya digunakan sebagai penutup makan.
Restoran bergaya pedesaan. Tempatnya asri dan luas, menjadikan pelanggannya betah menikmati sajian nikmat lezat ini.
Pembeli dan pelanggannya berasal dari berbagai daerah di Indonesia, yang datang berombongan.
Pengelola resto tidak akan kehabisan jamur sebagai bahan baku rumah Jejamuran, karena budidaya aneka jenis jamur dengan luas lahan jamurnya satu hektar.
Aneka jamur yang dibudidayakan diantaranya jamur tiram, shiitake dan jamur kancing. Aneka jamur juga dipamerkan di bagian depan resto Jejamuran.
Jamur yang ditanam sudah bisa dipanen saat umur tanaman memasuki 14 hari.
“Media yang digunakan untuk jamur meliputi serbuk gergaji, bekatul (dedak), gamping pertanian tambah air,” ungkap petugas di resto jejamuran, Rian.
Komentar Masakan Jamur
Artikel Terkait
Papeda dan Ikan Kuah Kuning dari Maluku Utara Resmi Masuk Menu Hotel Tentrem, Gubernur Sherly Tjoanda Dorong Kuliner Daerah Go Nasional
Februari Istimewa di Meruorah Labuan Bajo: Perpaduan Budaya, Kuliner, dan Kehangatan Hati
The People’s Cafe Hadir di Semarang, Destinasi Kuliner Nusantara Makin Semarak