Ini komentaf alumni yang tergabung dalam Ikatan keluarga Alumni Tujuh Dua SMPN 2 Jember.
Soelaksono Tedjo Pawoko mengatakan, aneka masakan jamur ini sungguh lezat dan tiada bandingnya.
Rudiyanto menyebut, tahun lalu dirinya sudah pernah menikmat masakan jamur. Ia rindu akan rendang dan sate jamur yang rasanya seperti daging.
Suhartini, dirinya penasaran ingin menikmati masakan jamur. Ternyata lezat tidak seperti masakan jamur yang dimasak ibu-ibu rumah tangga.
Sigit Prakoso mengatakan, ia dua kali andok di Jejemuran, rasanya tidak berubah. Apalagi es krim jamurnya.
Bopo Riyadi berkomentar, isterinya sering masak dari jamur, tetapi jauh berbeda dibanding aneka jenis masakan yang disajikan Resto Jejamuran.
Artikel Terkait
Papeda dan Ikan Kuah Kuning dari Maluku Utara Resmi Masuk Menu Hotel Tentrem, Gubernur Sherly Tjoanda Dorong Kuliner Daerah Go Nasional
Februari Istimewa di Meruorah Labuan Bajo: Perpaduan Budaya, Kuliner, dan Kehangatan Hati
The People’s Cafe Hadir di Semarang, Destinasi Kuliner Nusantara Makin Semarak