Vidi Aldiano Putuskan Berhenti Kemo di Tahun ke-5 Pengobatan, Apa Efek Sampingnya pada Penderita Kemo?

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Jumat, 14 Februari 2025 | 06:05 WIB
Vidi Aldiano mengidap kanker dan harus menjalani kemoterapi. (Instagram.com/vidialdiano)
Vidi Aldiano mengidap kanker dan harus menjalani kemoterapi. (Instagram.com/vidialdiano)

Jika kanker tidak merespons pengobatan, dokter mungkin akan menyesuaikan terapi atau memberikan kemoterapi tambahan.Baca Juga: Tim TPID dan Pemkab Benteng Monitoring Stok dan Harga Sembako di Pasar Tabah Penanjung

3. Berat dan Tinggi Badan

Dosis obat kemoterapi disesuaikan dengan berat dan tinggi badan pasien.

Penting bagi pasien untuk berkonsultasi secara rutin dengan dokter.

Jika efek samping kemoterapi mulai mengganggu aktivitas sehari-hari, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter spesialis onkologi.Baca Juga: Dinkes Mukomuko Siapkan Layani Pemeriksaan Kesehatan Gratis Warga Berulang Tahun

Risiko Menghentikan Kemoterapi

Keputusan menghentikan kemoterapi perlu dipertimbangkan dengan hati-hati karena berisiko menyebabkan penyebaran kanker yang lebih cepat.

Jika pasien tidak lagi menjalani kemoterapi, biasanya akan dilakukan terapi paliatif yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup tanpa prosedur medis agresif.Baca Juga: Mentan RI dan Mentan Republik Turki Teken MoU untuk Ekspor Komoditas Pertanian

Di sisi lain, menjalani kemoterapi dalam jangka panjang juga memiliki dampak negatif bagi tubuh akibat efek samping obat-obatan yang keras.

Oleh karena itu, keputusan untuk melanjutkan atau menghentikan kemoterapi harus dilakukan di bawah pengawasan dokter.
Meskipun pengobatan kanker bukan hal yang mudah, menjalani proses ini dengan semangat dan dukungan yang tepat dapat membuat perjalanan pengobatan terasa lebih ringan.

Halaman:

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X