Setidaknya ada 18 jenis H (H1 sampai H16) dan 11 jenis N (N1 sampai N9). “Jadi bisa saja ada kombinasi H1N1, lalu H1N2, juga bisa H2N1, H2N2 dan seterusnya, sehingga bisa sampai ratusan jenis variannya,” kata Tjandra Yogya.
Penyakit yang disebabkan virus influenza umumnya sebagian besar adalah kasus ringan dengan gejala flu, tidak sampai pneumonia.
Sedangkan beberapa yang sudah dikenal menyebabkan pneumonia antara lain adalah H1N1 seperti pada pandemi tahun 2009 lalu, juga ada H5N1 yang dikenal ssebagai flu burung.
Menurut Tjandra Yoga tentang kenapa virus influenza lalu menyebabkan pneumonia, maka akan tergantung dari keseimbangan antara virulensi virusnya dan juga daya tahan tubuh orangnya.
“Tentang vaksinasi, maka vaksinasi influenza dan juga vaksinasi pneumonia memang belum merupakan anjuran umum untuk semua orang.
Tetapi hal itu baik dilakukan pada kelompok risiko tinggi tertentu, seperti lansia, mereka dengan daya tahan tubuh rendah, dengan penyakit paru kronik dan juga yang akan bepergian ke tempat berisiko,” tutup Tjandra Yoga.
Artikel Terkait
Sudah Bisa Dimanfaatkan, Yuk Periksa Kesehatan Gratis di Hari Ulang Tahun Tanpa BPJS Kesehatan, Begini Caranya!
Barbie Hsu Pergi Meninggalkan DJ Koo untuk Selamanya, Hanya 5 Hari Sebelum Perayaan Anniversary Pernikahan ke-3