Sosialisasi Program MBG di Cilacap Dorong Gaya Hidup Sehat dan Ekonomi Lokal

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Minggu, 27 Juli 2025 | 16:35 WIB


Cilacap, SUARA PEMBARUAN – Upaya pemerintah dalam meningkatkan gizi masyarakat terus digencarkan melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang merupakan inisiatif Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat kesejahteraan rakyat.

Kali ini, Badan Gizi Nasional (BGN) bersama DPR RI menggelar sosialisasi program tersebut di Gedung BLK Cilacap pada Jumat, 25 Juli 2025.

Dengan mengusung tema “Bersama Mewujudkan Generasi Sehat Indonesia”, kegiatan dimulai pukul 13.00 WIB dan dihadiri ratusan peserta.

Hadir dalam acara ini antara lain anggota Komisi IX DPR RI, Teti Rohatiningsih; Staf Promosi dan Edukasi BGN, Teguh Suparngadi; serta Kepala SPPG Cilacap Tengah, Farizal Surno Suwito.

Dalam sambutannya, Teti Rohatiningsih menegaskan bahwa MBG adalah program unggulan pemerintah yang bertujuan menyediakan asupan gizi seimbang bagi anak-anak sebagai generasi penerus. Lebih dari itu, MBG juga diharapkan mampu mendongkrak ekonomi lokal dan membuka lapangan kerja baru.

Namun, ia mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap penipuan berkedok program MBG.

Teti mengungkapkan bahwa ada pihak-pihak tidak bertanggung jawab yang mengatasnamakan BGN dan meminta dana untuk pendirian dapur sehat atau SPPG.

“Masyarakat harus berhati-hati terhadap oknum ormas atau yayasan yang menawarkan pengadaan SPPG dengan syarat pembayaran di awal. Pendaftaran mitra BGN hanya dilakukan lewat situs resmi mitra.bgn.go.id,” tegas Teti.

Ia juga menambahkan bahwa DPR RI akan terus melakukan evaluasi dan pengawasan untuk memastikan pelaksanaan MBG berjalan efektif dan bermanfaat.

Sementara itu, Teguh Suparngadi dari BGN memaparkan bahwa MBG dirancang tidak hanya untuk memperbaiki gizi, tapi juga guna memperkuat sumber daya manusia, ketahanan pangan, dan pertumbuhan ekonomi lokal. Presiden menargetkan cakupan nasional pada akhir tahun 2025.

Teguh juga memaparkan perkembangan SPPG di Cilacap. Dari total kebutuhan sebanyak 139 SPPG, saat ini 10 telah beroperasi, 5 dalam tahap finalisasi, dan 35 lainnya tengah dibangun.

Kepala SPPG Cilacap Tengah, Farizal Surno Suwito, turut mengajak masyarakat untuk aktif mendukung dapur sehat dengan mulai menanam sayur dan beternak secara mandiri.

Ia mengingatkan bahwa kekurangan pasokan bahan pangan sudah mulai dirasakan di beberapa wilayah dan dapat mengganggu kelangsungan operasional SPPG.

Program MBG bukan hanya tentang menyediakan makanan bergizi, tetapi juga mendorong perubahan pola makan sehat, meningkatkan literasi gizi, dan menjadikan gizi sebagai bagian dari gaya hidup masyarakat.

Halaman:

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

GMTD Perkuat Peran Kader Posyandu di Makassar

Sabtu, 27 Juni 2026 | 22:47 WIB
X