Jakarta, SUARA PEMBARUAN – Umat Kristen di seluruh dunia mempersiapkan diri untuk menyambut Tri Hari Suci atas penderitaan hingga kebangkitan Yesus, juru selamat dunia. Tri Hari Suci merupakan rangkaian pekan suci yang dimulai dari Minggu Palma yang dirayakan pada hari Minggu, 13 April 2025. Dan selanjutnya Tri Hari Suci dimulai dari Kamis putih, Jumat Agung, dan Paskah.Baca Juga: Mendag: Jateng Siap Terima Investasi
Berikut ini adalah penjelasan singkat tentang hari-hari dan istilah yang digunakan umat Kristen yang berkaitan dengan hari raya Paskah.
Pekan Suci
Seminggu sebelum hari raya Paskah dikenal sebagai Pekan Suci. Ini dimulai pada hari Minggu Palma dan seminggu yang muram dalam merefleksikan peristiwa sebelum kematian Yesus: sambutan penuh harapan dan sukacita-Nya di Yerusalem; pengkhianatan atas – Nya oleh Yudas; perjamuan terakhir dengan dua belas rasul-Nya; penangkapan, penyaliban dan kematian-Nya; serta penguburan jasad-Nya.Baca Juga: Gubernur Jateng Jadi Sales ke 100 Investor 5 Negara, Jamin Tak Ada Premanisme
Minggu Palma
Pada hari Minggu Palma, umat Kristen merayakan prosesi Yesus ke Yerusalem yang terjadi beberapa hari sebelum kematiannya. Menurut Injil, orang-orang dari Yerusalem memegang cabang pohon dan dedaunan Palma, dan sebagainya di jalan untuk menyambut Yesus saat ia mengendarai seekor keledai memasuki kota Yerusalem. Saat ini umat Kristen menggunakan daun Palma saat mereka memasuki gereja pada hari Minggu Palma.Baca Juga: PGN Layani Kebutuhan Gas Bumi Tanpa Gangguan ke 818 Ribu Pelanggan Selama Satgas RAFI 2025
Kamis Putih
Pada Kamis Putih, orang Kristen memperingati Perjamuan Terakhir Yesus bersama dengan murid-murid-Nya pada malam sebelum kematian-Nya. Selama makan, Yesus memecahkan roti dan anggur dan membagikan pada muridnya mengatakan “Inilah tubuh-Ku, yang dikurbankan bagi-Mu.” Orang Kristen menganggap acara ini menjadi inti dari Ekaristi yang merupakan salah satu sakramen dari 7 sakramen yang terdapat dalam kepercayaan umat Kristen.Baca Juga: Bupati Bengkulu Tengah Siapkan Mobil Dinas Innova Zenix Untuk Layani Pernikahan Warganya
Pengorbanan
Meskipun saat ini kata pengorbanan, “passion” memiliki konotasi romantis, namun awalnya berasal dari kata Latin passio, yang berarti penderitaan. Dalam konteks agama, passion mengacu pada penyiksaan, penyaliban, dan kematian Yesus.Baca Juga: Pemprov Jateng - Tanoto Foundation Kerjasama Akselerasi Program Pendidikan dan Penurunan Stunting
Tablo
Tablo adalah sebuah pemeragaan cerita Injil tentang pengadilan, penyiksaan oleh tentara Romawi, dan penyaliban Yesus, fokusnya ada pada saat Yesus membawa salib. Selama Pekan Suci, kelompok Kristen dapat menggelar pertunjukan drama jalan salib ini di gereja-gereja atau prosesi melalui jalan-jalan. Aktor yang berasal dari jemaat memainkan peran berbagai karakter dalam Injil.Baca Juga: Pemprov Bengkulu Tetapkan Harga Pembelian TBS Sawit di Pabrik CPO Rp 3.143/Kg
Jumat Agung