Jakarta, SUARA PEMBARUAN - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menyebut Jawa Tengah sebagai salah satu wilayah yang siap menerima investasi. Tak hanya investasi di bidang pariwisata tapi juga di bidang lainnya.Baca Juga: Gubernur Jateng Jadi Sales ke 100 Investor 5 Negara, Jamin Tak Ada Premanisme
Mendag mempersilakan investor dari sejumlah negara (Malaysia, China, Hongkong, Singapura dan Indonesia) yang menghadiri Indonesia Investment Summit di Jakarta bisa menanamkan uangnya di Jateng.
"Ya kalau saya melihat, Jateng luar biasa. Potensi besarnya tidak hanya di pariwisata. Saya yakin Pak Gubernur (Ahmad Luthfi) sudah siap dan daerah sudah siap terima investasi," kata Mendag Budi Santoso di acara yang digelar di Swissotel PIK Jakarta, Selasa 15 April 2025 malam.Baca Juga: Polda Jateng Tangkap dan Patsuskan Tiga Petugas Penjaga Rutan Mapolda
Alasan dirinya menilai Jateng siap menerima investasi adalah kehadiran gubernur serta jajaranya di acara tersebut dan paparan yang menarik. Hadir Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Jawa Tengah adalah Sakina Rosellasari hingga Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jateng Harry Nuryanto Soediro.
Lebih meyakinkan lagi adalah paparan Gubernur Ahmad Luthfi pada acara yang dihadiri 100 investor tersebut. Ia memaparkan sejumlah faktor yang membuat Jateng seksi di mata investor.Baca Juga: Pemprov Jateng - Tanoto Foundation Kerjasama Akselerasi Program Pendidikan dan Penurunan Stunting
Mulai dari keamanan karena tak ada premanisme, kepastian hukum, kemudahan tahapan perizinan secara online, ketersediaan tenaga kerja profesional hingga hingga upah yang kompetitif. Dukungan RPJMD yang menyasar pada infrastruktur pada 2025 dan swasembada pangan 2026 disebutnya jadi keuntungan bagi investor.Baca Juga: 85 Persen Pembangunan Jawa Tengah Andalkan Investasi
Bahkan Gubernur mengajak sejumlah bupati dan wakil bupati asal Jateng hadir langsung di forum tersebut. Hadir Bupati Blora, Arief Rohman, Bupati Pati Sudewo dan Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma.
"Bupati-bupati silakan berdiri," perintah Ahmad Luthfi sambil mengenalkan ketiganya pada para investor di forum tersebut.Baca Juga: Bank Bengkulu Gelar Bakti Sosial Santuni 1.000 Anak Yatim
Selanjutnya ia memaparkan potensi investasi di Jateng dari berbagai sektor usaha. Kemudian lahan yang tersedia di sejumlah kawasan industri hingga memamerkan objek wisata pantai Karimunjawa.
Artikel Terkait
Investasi Rp50 Miliar, Olympic Group Perluas Jangkauan Bangun Pabrik Plastik Injection Ke- 4 di Manado
Investor Asal Turki Garap Panas Bumi di Kepahang dengan Investasi Rp 1 Triliun
Pemprov dan BI Perwakilan Bengkulu Sinergikan Strategis Dorong Tingkatkan Investasi dan Ekspor
Husniah Optimis Investasi Terus Tumbuh di Gowa
85 Persen Pembangunan Jawa Tengah Andalkan Investasi