Ia menilai pemberdayaan ekonomi umat menjadi bagian penting dalam memperkuat dakwah. Menurutnya, umat tidak cukup hanya berdiskusi mengenai ekonomi syariah, tetapi harus mampu mengimplementasikannya dalam kehidupan nyata.
"Kita jangan terlalu banyak membahas sesuatu, tetapi harus melaksanakan. Dakwah harus seimbang antara kebutuhan duniawi, keahlian, dan akhlak yang baik," tegas Jusuf Kalla.
Menutup sambutannya, Jusuf Kalla berharap kepengurusan baru BKMM DMI dapat membawa kemajuan bagi majelis taklim, terutama dalam meningkatkan kualitas ibadah, akhlak, ilmu pengetahuan, serta kontribusi sosial bagi masyarakat.
"Kemajuan harus berjalan bersama. Anak-anak kita bukan hanya belajar mengaji, tetapi juga harus belajar ilmu pengetahuan yang lebih dalam. Itulah keseimbangan yang kita harapkan," pungkasnya.(*)