Kardinal Matteo Zorzi dari Milan, dikenal karena pendekatan progresif terhadap reformasi Gereja.
Kardinal Luis Antonio Tagle dari Filipina, figur populer dari Asia yang mewakili Gereja global yang semakin dinamis.
Kardinal Peter Turkson dari Ghana, yang bisa menjadi Paus pertama dari Afrika modern.Baca Juga: Pengiriman Ratusan Ekor Kumbang Tanduk Tanpa Dokumen Resmi Digagalkan Karantina Bengkulu
Makna di Balik Konklaf
Pemilihan kali ini dinilai sangat penting. Paus Fransiskus meninggalkan warisan pembaruan, baik dalam urusan internal Gereja maupun hubungan antaragama.
Tantangan besar seperti krisis lingkungan, konflik global, dan kebutuhan untuk modernisasi Gereja akan menjadi fokus perhatian Paus berikutnya.Baca Juga: Presiden Prabowo Kirim Surat Duka Cita untuk Paus Fransiskus, Diantar Utusan Khusus Dipimpin Mantan Presiden Jokowi
Masyarakat dunia, tak hanya umat Katolik, menanti dengan penuh harap: siapakah yang akan melanjutkan jejak Paus Fransiskus dan membimbing Gereja Katolik memasuki era baru?*