Menanti Konklaf Usai Wafatnya Paus Fransiskus, Siapa Penerus Tahta Suci?

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Minggu, 27 April 2025 | 07:28 WIB
Para Kardinal berkumpul untuk proses pemilihan paus baru yang disebut Konklaf.
Para Kardinal berkumpul untuk proses pemilihan paus baru yang disebut Konklaf.


 

Vatikan, SUARA PEMBARUAN — Setelah wafatnya Paus Fransiskus, dan setelah 9 hari masa berduka usai, kini, sorotan dunia beralih ke tahapan penting berikutnya: konklaf untuk memilih Paus baru.Baca Juga: Tangis Dunia Mengiringi Kepergian Paus Fransiskus: Simbol Cinta dan Perdamaian Beristirahat dalam Damai

Konklaf — sebuah tradisi suci yang berlangsung di balik pintu-pintu terkunci Kapel Sistina — dimulai 15 hari setelah wafatnya Paus.

Mengapa 15 Hari? Menurut aturan Universi Dominici Gregis, dokumen resmi yang mengatur prosedur pemilihan Paus, konklaf digelar tidak lebih awal dari 15 hari setelah wafatnya Paus.Baca Juga: Prof Taruna Ikrar, Beri Motivasi Mahasiswa Universitas Jamia Hamdard India

Masa 15 hari ini diberikan agar seluruh kardinal dari seluruh dunia punya cukup waktu untuk tiba di Roma dan mengikuti serangkaian doa, pertemuan, dan diskusi informal.


Sebanyak 117 kardinal dari seluruh dunia, yang berusia di bawah 80 tahun, berkumpul untuk menentukan siapa yang akan melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan Gereja Katolik.Baca Juga: Film Animasi JUMBO Tunjukkan Kelas Dunia, BINUS @Semarang Bangga Rayakan Karya Anak Bangsa

Proses Konklaf

Setelah Misa pembuka Pro Eligendo Pontifice, para kardinal disumpah untuk menjaga kerahasiaan dan dikunci dalam Kapel Sistina. Mereka tidak boleh berkomunikasi dengan dunia luar hingga seorang Paus baru terpilih.Baca Juga: Lindungi Warung Kecil, Pemkot Bengkulu Batasi Izin Dirikan Gerai Indomaret dan Alfamart

Proses voting dilakukan dua kali di pagi hari dan dua kali di sore hari. Seorang calon membutuhkan suara mayoritas dua pertiga untuk terpilih sebagai Paus. Jika belum ada hasil, pemungutan suara terus dilanjutkan.Baca Juga: Sinners (2025): Ketika Blues, Vampir, dan Dosa Lama Menyatu dalam Nyanyian Darah

Tanda kepada dunia diberikan lewat asap:

Asap hitam (fumata nera): belum ada hasil.

Asap putih (fumata bianca): Paus baru terpilih.


Kandidat Kuat

Meskipun semua spekulasi bersifat tidak resmi, beberapa nama disebut-sebut memiliki peluang kuat, di antaranya:Baca Juga: Wabup Tarmizi Pimpin Gerakan Berbinar Pemkab Bengkulu Tengah

Halaman:

Editor: Stefy Thenu

Sumber: Dari berbagai sumber

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X