“Sejak peristiwa putusan MK yang cacat etika, sedikit banyak kita bisa menebak proses Pilpres ini akan berakhir seperti apa. Karena itu kemenangan telak Ganjar-Mahfud di Amerika Serikat dan Kanada ini merupakan bukti nyata bahwa apabila Pemilu diselenggarakan secara jujur adil, maka masih banyak masyarakat Indonesia yang memiliki pikiran rasional dalam memilih calon pemimpin bangsa. Masih banyak yang menjunjung tinggi konstitusi, semangat reformasi dan demokrasi, pada saat etika dan moral sekelompok 'elite' bangsa kita semakin tergerus,” tegas Monica.
Baca Juga: Seret Celurit di Jalan, Seorang Pelajar di Grobogan Diamankan Polisi
Tak hanya di Amerika Serikat dan Kanada, kemenangan Ganjar-Mahfud juga disambut gembira di benua lainnya. “Rekan-rekan dari jaringan kami 'Europe for Ganjar-Mahfud' dan 'Australia for Ganjar-Mahfud' juga telah mengkonfirmasikan kemenangan Mas Ganjar dan Prof. Mahfud di berbagai negara di Eropa, antara lain: Austria (45,52%), Belanda (47,02%), Belgia (44,79%), Norwegia (41,97%), Perancis (45,23%), Spanyol (44,50%), dan Swedia (45,17%)), serta di Australia (47,27%).” tutup Monica.