Profesi Guru dan Dokter akan Hilang dalam 10 Tahun Mendatang Gegara AI, Ini Prediksi Bill Gates

Photo Author
Teshalonika Putri, Suara Pembaruan
- Rabu, 9 April 2025 | 11:26 WIB
Prediksi Bill Gates tentang Hilangnya Profesi Guru dan Dokter. (instagram.com/thisisbillgates)
Prediksi Bill Gates tentang Hilangnya Profesi Guru dan Dokter. (instagram.com/thisisbillgates)


Jakarta, SUARA PEMBARUAN - Seiring dengan kemajuan pesat teknologi kecerdasan buatan (AI), pendiri Microsoft, Bill Gates, memperkirakan bahwa peran manusia dalam berbagai bidang akan semakin berkurang.Baca Juga: Ahmad Luthfi Intens Bangun Soliditas dengan Bupati/Walikota untuk Percepat Pembangunan

Dalam satu dekade mendatang, AI diprediksi mampu mengambil alih banyak tugas yang saat ini masih mengandalkan tenaga manusia.


Dalam wawancara di acara ‘The Tonight Show’, Gates mengungkapkan bahwa manusia tidak lagi akan dibutuhkan untuk “sebagian besar hal.”Baca Juga: Pemprov Jateng Tata Ulang OPD untuk Maksimalkan Pelayanan Masyarakat

Ia menyoroti bagaimana profesi seperti dokter dan guru akan mengalami perubahan besar, dari yang awalnya eksklusif menjadi lebih mudah diakses oleh masyarakat luas berkat kemajuan AI.

"Saya sangat senang melihat bagaimana AI akan mendorong inovasi ke depan, tetapi saya rasa ini masih belum sepenuhnya diketahui. Apakah kita bisa mengendalikannya?,” ujar Gates kepada Jimmy Fallon, dikutip pada Selasa, 2 April 2025.Baca Juga: Jateng Antisipasi Dampak Kenaikkan Tarif Resiprokal Amerika Serikat

“Secara wajar, banyak orang juga merasa hal ini agak menakutkan. Ini benar-benar wilayah yang belum pernah kita ketahui sepenuhnya,” tambahnya.

Gates menjelaskan bahwa saat ini, keahlian dalam bidang tertentu, seperti menjadi dokter atau guru yang luar biasa, masih sangat dibutuhkan dan tergolong langka.Baca Juga: Bupati Bengkulu Tengah Semprot Dua ANS Tertawa Saat Pengarahan

Namun, dalam 10 tahun ke depan, ia memperkirakan bahwa profesi ini akan menjadi lebih umum dan tersedia secara luas, bahkan secara gratis.

Ia menyebut fenomena ini sebagai era “kecerdasan bebas akses,” di mana AI akan semakin canggih dan berkontribusi terhadap hampir semua aspek kehidupan manusia.Baca Juga: Liburannya ke Jepang Viral Gegara Tak Izin Gubernur Jabar, Bupati Lucky Hakim Ngaku Keliru Hitung Hari Kerja

Dampak dari perkembangan AI ini mencakup berbagai sektor, mulai dari peningkatan akurasi dalam diagnosis medis hingga kemudahan akses terhadap tutor AI dan asisten virtual.

Gates menegaskan bahwa AI akan mengambil alih banyak tugas yang sebelumnya memerlukan tenaga manusia, termasuk di bidang pendidikan dan kesehatan.Baca Juga: Bursa Saham Bergejolak, Menko Airlangga Hartarto Nilai IHSG Masih Negatif, tapi Sudah dalam Tren Positif

Meski begitu, ia juga menekankan bahwa tidak semua pekerjaan bisa digantikan oleh AI.

Sebagai contoh, dalam bidang olahraga, Gates yakin bahwa manusia tetap akan lebih memilih menonton atlet sesungguhnya daripada melihat robot bersaing dalam pertandingan.Baca Juga: ASN Pemkot Bengkulu Berprestasi Dijanjikan Wali Kota Umroh dan Karier Bagus

“Akan ada beberapa hal yang kita simpan untuk diri kita sendiri. Namun dalam hal memproduksi barang, menggerakkan sesuatu, dan menanam makanan, seiring waktu masalah tersebut akan terpecahkan,” kata Gates.

Halaman:

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X