hukum-kriminalitas

Polda Jateng Tegaskan Komitmen Demokrasi, Imbau Aspirasi Disampaikan Secara Damai dan Sesuai Aturan

Kamis, 4 September 2025 | 12:46 WIB
Kabidhumas Polda Jateng Kombes Artanto

Semarang, SUARA PEMBARUAN – Kepolisian Daerah Jawa Tengah (Polda Jateng) mengingatkan masyarakat agar selalu mematuhi aturan hukum saat menyampaikan pendapat di muka umum. Imbauan ini disampaikan menyusul terjadinya aksi anarkis oleh kelompok anarko di sejumlah wilayah Jawa Tengah yang dinyatakan tidak terkait dengan unjuk rasa mahasiswa maupun masyarakat.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, menjelaskan dalam konferensi pers di Mapolda Jateng, Rabu (3/9/2025), bahwa kebebasan berpendapat adalah hak konstitusional warga negara sebagaimana diatur dalam UU Nomor 9 Tahun 1998. Namun, pelaksanaannya wajib tetap memperhatikan ketertiban umum, keamanan, dan kenyamanan masyarakat.

“Polri bukan penghalang kebebasan berpendapat. Justru kami menjadi mediator sekaligus pengawal proses demokrasi, selama aspirasi disampaikan dengan tertib, damai, dan tidak berujung anarkis,” tegasnya.

Ia menambahkan, Polri membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk menyuarakan aspirasi dengan cara santun dan saling menghargai, agar pesan yang disampaikan bisa diterima tanpa menimbulkan keresahan publik.

Di sisi lain, Polda Jateng memastikan tidak akan memberi toleransi terhadap tindakan anarkis, khususnya yang berujung pada perusakan fasilitas umum maupun serangan terhadap aparat. Aksi-aksi tersebut, menurut Artanto, sama sekali tidak berhubungan dengan demonstrasi damai yang dilakukan mahasiswa dan masyarakat.

“Aksi anarkis yang terjadi, termasuk penyerangan Mapolda Jateng pada 29 dan 30 Agustus 2025, murni tindakan destruktif. Bahkan mayoritas pelakunya anak di bawah umur. Tidak ada kaitannya dengan aksi penyampaian pendapat sebelumnya yang berlangsung damai,” jelasnya.

Artanto menyebut, tindakan anarko tersebut justru mencoreng semangat demokrasi yang telah ditunjukkan masyarakat dalam aksi-aksi damai. Karena itu, Polda Jateng mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga kondusivitas wilayah serta menyalurkan aspirasi secara bermartabat.

“Kami imbau masyarakat menjaga semangat demokrasi secara positif. Suara yang disampaikan dengan damai akan lebih mudah diterima. Mari bersama menjaga Jawa Tengah tetap aman dan tenteram,” pungkasnya.

Tags

Terkini