Dia juga menyatakan bahwa di persidangan, saksi-saksinya banyak mendapatkan intervensi dan tekanan dengan pertanyaan-pertanyaan yang di luar konteks perkara.
“Saat selesai sidang pun, saksi-saksi kami masih digeledah tas dan ponsel mereka,” ujarnya lagi.Baca Juga: Kompleks Perumahan dan Apartemen Terpadu Tentrem Residence Segera Hadir di Kota Semarang
Suskoco berharap, sidang KEPP dapat memberi sanksi berat kepada terlapor Briptu UF, yakni pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH), seperti kasus perselingkuhan yang melibatkan anggota Polri di Pati dan Purworejo, dimana para pelakunya dikenai sanksi PTDH.Baca Juga: Sembilan Tokoh Raih Penghargaan Tokoh Prestasi Jawa Tengah 2024, Nana Sudjana: Jawa Tengah Tidak Kekurangan SDM Potensial dan Berprestasi
Sidang akan kembali dilanjutkan pada Senin (23/12/2024) mendatang.*
Artikel Terkait
Dendam Karena Istri Selingkuh, Pria Ini Babat Tetangga dengan Arit
Brigadir Yuvina, Sosok Polwan Cantik Polresta Banyumas yang Piawai Berbahasa Isyarat
Membanggakan! Ini Bripda Sherly, Polwan Polresta Banyumas yang Hafal 30 Juz Alquran
Waspadai Perilaku Selingkuh di Antara Pasangan Menikah, Ini Penyebab Hadirnya Orang Ketiga
Propam Polda Jateng Harus Tuntaskan Kasus Etik Anggota Polwan yang Dilaporkan Melakukan Dugaan Perselingkuhan
Kasusnya Sempat Berjalan Lambat, Oknum Polwan Polres Brebes Segera Jalani Sidang Etik