Pati, SUARA PEMBARUAN - Kasus dugaan pencabulan dan kekerasan seksual terhadap puluhan santriwati di Ponpes Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, terus menjadi sorotan publik.
Pengasuh pondok pesantren tersebut, Asyari, kini telah diamankan dan menjalani penahanan di Polresta Pati setelah sebelumnya sempat melarikan diri dan akhirnya ditangkap di wilayah Wonogiri, Jawa Tengah.
Saat diamankan, Asyari sempat membantah tuduhan yang diarahkan kepadanya terkait dugaan pencabulan terhadap para santriwati. Dalam pemeriksaan di Polresta Pati, ia bahkan mengaku tidak memahami tuduhan yang dialamatkan kepadanya.
“Katanya pencabulan, Pak,” ucap Asyari di hadapan penyidik.
Ia juga membantah status dirinya sebagai kiai dengan mengatakan, “Mboten kiai kulo,” atau “saya bukan kiai.”
Di sisi lain, kuasa hukum salah satu korban berinisial VI (20), Ali Yusron, mengungkap fakta baru terkait penanganan kasus tersebut.
Menurutnya, laporan polisi sebenarnya telah dibuat sejak tahun 2024. Namun, proses penanganan kasus baru mengalami percepatan dalam tiga bulan terakhir setelah tim kuasa hukum ikut melakukan pendampingan.
Ali Yusron menyebut pergantian pimpinan di Polresta Pati dan Satreskrim menjadi salah satu faktor yang mendorong percepatan pengusutan perkara.
Ia mengaku meminta aparat kepolisian agar kasus tersebut segera ditindaklanjuti, dan pihak kepolisian kemudian bergerak melakukan pengungkapan.
Tak hanya itu, Yusron juga mengaku sempat mendapat tekanan dan upaya dugaan suap dari sejumlah pihak yang diduga berkaitan dengan tersangka.
Menurut pengakuannya, ada beberapa orang yang mendatanginya dan meminta agar kasus tidak diteruskan. Ia bahkan mengklaim ditawari uang hingga Rp300 juta sampai Rp400 juta untuk menghentikan pendampingan hukum terhadap korban.
Namun, tawaran tersebut disebut ditolak mentah-mentah oleh tim kuasa hukum.
Sementara itu, Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL), Riyanta, turut mendesak agar kasus tersebut diusut secara menyeluruh.
Artikel Terkait
Silaturahmi ke Ponpes Al-Itqon, Ini Pesan Kiai Ubaid untuk Mbak Agustin
PKB dan Kiai Lawan Hoaks Serang Cagub Ahmad Luthfi
Kasus Kiai Cabul di Pati Memanas, Eks Pengikut Sebut Santri Sering Dicium hingga Dipeluk
Hotman Paris Geram! Desak Polisi Tahan Oknum Kiai Pati, Singgung Puluhan Santriwati Jadi Korban
Kabur hingga Wonogiri, Kiai Ashari Diciduk Polisi di Rumah Juru Kunci Petilasan