Menaker Yassierli Tegaskan Semua Pejabat Kemnaker Teken Pakta Integritas, Siap Dicopot Jika Terbukti Korupsi

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Jumat, 22 Agustus 2025 | 08:28 WIB
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli ungkap pakta integritas jajaran Kementerian Ketenagakerjaan. (Instagram/Yassierli)
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli ungkap pakta integritas jajaran Kementerian Ketenagakerjaan. (Instagram/Yassierli)

Jakarta, SUARA PEMBARUAN – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menanggapi operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer alias Noel.

Dalam keterangannya, Yassierli menegaskan bahwa seluruh jajaran Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) sudah menandatangani pakta integritas.

“Semua pejabat dan jajaran di Kemnaker telah meneken pakta integritas, dan mereka juga setuju untuk diberhentikan jika terbukti melakukan korupsi,” ujar Yassierli dalam jumpa pers di kantor Kemnaker, Kamis petang, 21 Agustus 2025.

Ia juga mengungkapkan bahwa komitmen tersebut tidak hanya berlaku di internal kementerian, melainkan juga di sektor layanan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Menurutnya, Kemnaker bersama sekitar 1.000 perusahaan jasa K3 (PJK3) di Indonesia telah menandatangani pakta serupa.

“Tujuannya jelas, untuk mencegah praktik suap, pemerasan, maupun gratifikasi,” tegasnya.

Selain itu, Yassierli menyebut sudah melakukan rotasi terhadap pegawai yang menjabat lebih dari empat tahun, sebagai bagian dari upaya memperkuat integritas dan memperbaiki sistem pelayanan.

Terkait penangkapan Noel, Yassierli tidak menampik bahwa hal itu merupakan pukulan besar bagi kementerian yang baru 10 bulan ia pimpin.

“Bagi saya, ini benar-benar pukulan berat, karena selama ini saya sedang fokus membenahi integritas, profesionalisme, dan peningkatan layanan,” jelasnya.

Ia berharap kasus tersebut bisa menjadi pelajaran penting agar tidak ada lagi aparatur di Kemnaker yang terjerat kasus korupsi maupun bentuk penyimpangan lainnya.

“Ini momentum pembelajaran. Saya berharap tidak ada lagi insan Kemnaker yang berani bermain-main dengan korupsi,” tandasnya.

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X