Jakarta, SUARA PEMBARUAN – Isu kekerasan terhadap mantan pemain sirkus Oriental Circus Indonesia (OCI) yang viral belakangan ini memicu gelombang perhatian publik. Namun, di tengah derasnya tudingan, muncul suara berbeda dari orang dalam yang pernah lama bekerja di balik layar dunia sirkus tersebut.Baca Juga: Tiga Peti, Satu Jiwa: Pemakaman Paus Fransiskus dan Simbol-Simbol Abadi di Ujung Hidup Sang Gembala
Adalah Murni, mantan pawang gajah yang telah mengabdi selama 54 tahun di OCI Taman Safari. Ia buka suara mengenai karakter pimpinan OCI dan membantah tudingan paling menghebohkan: dugaan pemaksaan makan kotoran gajah terhadap salah satu korban, Butet.
Pertanyaan ini dilontarkan langsung oleh artis Denny Sumargo dalam kanal YouTube Curhat Bang Denny Sumargo yang tayang pada Kamis, 24 April 2025.Baca Juga: Paus Fransiskus Akan Dimakamkan di Santa Maria Maggiore: Ini Jadwal dan Proses Pemakamannya
“Ada yang bilang disuruh makan kotoran gajah, benar nggak?” tanya Denny.
Dengan nada tegas, Murni menjawab, “Tidak. Karena anak-anak ini disayang pimpinan. Nggak mungkin mereka sekejam itu. Saya nggak pernah lihat kejadian seperti itu.”Baca Juga: Prabowo: Indonesia Siap Bantu Negara Lain dengan Pasokan Beras, Utamakan Kemanusiaan
Murni pun menilai bahwa sikap para pimpinan OCI selama ini tak seburuk yang diberitakan. Ia mengaku memang ada teguran dan kemarahan, namun tidak pernah menjurus ke kekerasan.
“Soal pimpinan, ya memang suka marah, suka negur. Tapi habis itu selesai. Nggak pernah keterlaluan,” jelasnya.Baca Juga: Prabowo Dorong Kesejahteraan Petani, Tapi Harga Gabah di Lapangan Masih di Bawah HPP
Selama lebih dari lima dekade bekerja, Murni justru merasa banyak menerima kebaikan dari pimpinan OCI.
“Saya bisa bertahan 54 tahun di situ ya karena mereka baik. Kalau nggak, saya nggak mungkin lama-lama kerja di situ,” tutup Murni.Baca Juga: CITCOM CONNEXT 2025 Satukan Pemerintah, Komunitas, dan Dunia Usaha Bahas Masa Depan AI di Indonesia
Pernyataan ini tentu membuka ruang diskusi baru di tengah ramainya pemberitaan miring. Apakah ini sisi lain dari kisah yang belum terungkap, atau justru bentuk loyalitas dari orang-orang lama terhadap institusi yang telah membesarkan mereka?*
Artikel Terkait
Skandal Eksploitasi Eks Pemain Sirkus Taman Safari: Alami Kecelakaan Serius, Tapi Diobati Ala Kadarnya
Kisah Pilu Eks Pemain Sirkus Taman Safari: Disiksa Saat Kerja Diseret, Disetrum, hingga Dikurung di Kandang Macan