Jakarta, SUARA PEMBARUAN - Sejumlah korban dugaan eksploitasi pemain sirkus Oriental Circus Indonesia (OCI) Taman Safari, melaporkan nestapa yang pernah dialami mereka ke Wamen HAM, Mugiyanto di Kantor KemenHAM.Baca Juga: 500 Rumah Miskin Ekstrem Jateng Bakal Direnovasi Kementerian PKP
Hal itu terkonfirmasi dari unggahan Instagram milik Mugiyanto yang tampak eks pemain sirkus OCI Taman Safari memberi kesaksian mereka.
Salah satu korban, Ida mengisahkan nestapa hidupnya yang kala itu mengalami kecelakaan serius saat melakukan atraksi di wilayah Lampung.Baca Juga: Wijayanto, Ph.D : Media dan UNDIP Harus Berkolaborasi Jalankan Fungsi Profetik, Karena Punya Misi Sama-sama Menyuarakan Kebenaran
Ida mengaku saat itu dirinya terjatuh dari ketinggian 15 meter, sehingga mengalami patah tulang belakang dan kini mengalami kelumpuhan.
"Saat itu saya main Trapeze, akrobatik di udara," terang Ida sebagaimana dilansir dari cuplikan video Instagram @mugiyanto.official, pada Kamis, 17 April 2025.Baca Juga: Dukung Sekolah Rakyat, Pemprov Jateng Tunggu Assesment Kemensos
"Saya jatuh, pada saat saya sium, ternyata saya patah tulang belakang," sambungnya.
Mengingat kejadian itu, Ida menyalahkan tim manajemen OCI Taman Safari yang kala itu hanya mengobatinya dengan ala kadarnya.
Bahkan, Ida mengaku saat itu tidak segera dilarikan ke rumah sakit.Baca Juga: 40 SD dan SMP di Kota Bengkulu Baru Laksanakan Program MBG
Eks pemain sirkus OCI Taman Safari itu kemudian menyebut dirinya akhirnya dibawa ke Jakarta untuk mendapatkan perawatan di rumah sakit.
"Setelah jatuh, saya tidak langsung dibawa ke rumah sakit," tutur Ida.Baca Juga: Sekolah Rakyat di Kota Bengkulu Mulai Terima Calon Siswa
"Setelah pinggang saya mulai bengkak, barulah saya dibawa ke Jakarta dan dioperasi," pungkasnya.
Setelah kesaksian sejumlah mantan pemain sirkus OCI Taman Safari mencuat ke publik, manajemen Taman Safari Indonesia justru menepis adanya skandal eksploitasi itu.Baca Juga: Spirit Mathias Wenda Jadikan Perjuangan Politik Bangsa Papua Merdeka Tetap Hidup Abadi
Manajemen Taman Safari juga menegaskan pihaknya tidak memiliki hubungan bisnis ataupun hukum dengan para mantan pemain sirkus yang bersuara mengenai kekerasan dan eksploitasi.
"Taman Safari Indonesia Group sebagai perusahaan ingin menegaskan bahwa kami tidak memiliki keterkaitan, hubungan bisnis, maupun keterlibatan hukum dengan eks pemain sirkus yang disebutkan dalam video tersebut," ungkap Manajemen Taman Safari Indonesia dalam keterangan resminya, Rabu 16 April 2025.*
Artikel Terkait
Intan Jaya Tolak Eksploitasi Tambang Blok Wabu dan Pembangunan Patung Yesus
Polresta Banyumas Bongkar Eksploitasi Seksual Melalui Aplikasi
Peraih Penghargaan Bidang HAM: KDRT Yang Dilakukan Cawagub Papua Tidak Bisa Diteladani
Situasi HAM di Tanah Papua Masih Tetap Buruk
Pernyataan Tegas Soal Kemerdekaan Palestina,Presiden Prabowo: HAM bukan untuk orang Muslim. Ini kenyataannya, sangat menyedihkan!