ekonomi-bisnis

Resmikan Rute Baru Semarang-Singapura, Gubernur Ahmad Luthfi: Buka Peluang Investasi dan Pariwisata

Selasa, 23 Desember 2025 | 18:35 WIB
Pesawat Scoot tiba di apron Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang untuk melayani penerbangan perdana Semarang-Singapura, yang dimulai Selasa (23/12/2025) sore ini. (SP/Stefy Thenu)

“Ini merupakan rute internasional kedua yang kami buka. Sebelumnya, pada September lalu, kami sudah membuka rute Semarang–Kuala Lumpur menggunakan AirAsia,” ujar Sulistyo.Baca Juga: Jalan Marga Sakti Sebelat, Bengkulu Utara Diperbaiki, Warga Gelar Syukuran

Ia menjelaskan, pada penerbangan perdana tersebut jumlah penumpang kedatangan dari Singapura mencapai sekitar 160 orang, sementara penumpang keberangkatan dari Semarang menuju Singapura tercatat 177 orang, dari total kapasitas pesawat 180 kursi.

“Artinya tingkat okupansi sudah mendekati 98 persen. Ini respons yang sangat positif,” jelasnya.Baca Juga: Peringati Hari Ibu ke-97, Perkuat Perempuan sebagai Agen Perubahan Pembangunan Bangsa

Sulistyo juga memaparkan data pergerakan penumpang selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Berdasarkan data 22 Desember 2025, total penumpang yang dilayani Bandara Ahmad Yani mencapai sekitar 8.400 orang, dengan penumpang keberangkatan sebanyak 4.023 orang.Baca Juga: Apindo - PMI Kerja Sama Saluran Bantuan Bencana di Sumatera dan Aceh

“Kalau melihat pergerakan hari ini dari pagi sampai malam, kemungkinan masih terjadi penambahan,” katanya.

Saat ini, Bandara Ahmad Yani melayani 19 rute domestik dan dua rute internasional, yakni Kuala Lumpur dan Singapura. Tujuan domestik dengan jumlah penumpang terbanyak adalah Jakarta (Cengkareng) dengan kontribusi sekitar 52 persen dari total penumpang.Baca Juga: Piknik Seru Hadirkan Warisan Autentik di Swara Prambanan

“Disusul Banjarmasin sekitar 11 persen, kemudian Balikpapan, Pangkalan Bun, dan Denpasar masing-masing sekitar 7 persen,” ungkap Sulistyo.

Meski secara akumulatif jumlah penumpang hingga saat ini masih turun tipis sekitar 1 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024, Sulistyo menilai tren pergerakan penumpang tahun ini relatif stabil.Baca Juga: IDM Tetap Hadirkan Momen Spesial di Candi Prambanan Meski Tanpa Kembang Api

“Dari tanggal 19 sampai 22 Desember, jumlah penumpang konsisten berada di atas 8.000 per hari. Tahun lalu fluktuasinya lebih tinggi,” jelasnya.

Terkait potensi pembukaan rute internasional lainnya, Sulistyo menyebut pihak bandara terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan berharap dukungan dari seluruh pemangku kepentingan.Baca Juga: Pemerintah Dorong Keadilan Energi Lewat SPBU Nelayan di Donggala

“Kami terus berkomunikasi agar ke depan bisa menambah rute internasional lainnya. Untuk negara tujuan berikutnya, masih menunggu perkembangan,” katanya.

Sementara itu, General Manager AirNav Indonesia Cabang Semarang, Rita Nurharyanti, memastikan kesiapan layanan navigasi penerbangan, terutama di tengah potensi cuaca ekstrem.Baca Juga: Kapolda Jateng Pastikan Pengamanan Nataru 2025-2026 Siap, Tinjau Stasiun Tawang Bersama Kapolri

“Kami secara aktif memberikan layanan informasi cuaca terkini kepada maskapai, termasuk update dari BMKG dan mitigasi terhadap fenomena cuaca signifikan di wilayah Semarang,” ujarnya.

Rita menyebut Bandara Ahmad Yani juga beberapa kali menjadi bandara alternatif (divert) bagi pesawat yang tidak dapat mendarat di Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng maupun Surabaya akibat cuaca buruk.Baca Juga: Firman Soebagyo Usul Terobosan Swasembada Pangan: Anggaran Cetak Sawah Dialihkan Beli Lahan Produktif

Halaman:

Tags

Terkini