Semarang, SUARA PEMBARUAN — Selama dua hari terakhir, para pengguna jasa di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang menikmati layanan kesehatan gratis melalui program “Airport Health Care Program” yang digelar di area lobi terminal pada 9–10 Desember 2025.Baca Juga: OJk Keluarkan Kebijakan Perlakuan Khusus Kredit Bagi Korban Bencana Sumatera
Program kolaboratif antara Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro, dan Rumah Sakit Nasional Diponegoro (RSND) ini menawarkan berbagai fasilitas kesehatan.
Mulai dari pemeriksaan medis dan konsultasi dengan dokter spesialis, layanan relaksasi, edukasi kesehatan dalam penerbangan, praktik bantuan hidup dasar (RJP/CPR), hingga minuman sehat yang dibagikan gratis.Baca Juga: OJK Jateng Dorong Inklusi dan Pendidikan Setara
General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Ahmad Yani, Sulistyo Yulianto, mengapresiasi program tersebut.
Ia menilai kegiatan yang melibatkan mahasiswa Undip dan RSND ini bukan hanya memberi manfaat langsung bagi pengguna bandara, tetapi juga menunjukkan kontribusi nyata institusi pendidikan dalam meningkatkan kesadaran kesehatan dan keselamatan di sektor transportasi udara.
Perwakilan Undip, Marsha Yoke Nancy, berharap kegiatan berbasis Tri Dharma Perguruan Tinggi ini dapat berlangsung rutin agar menjangkau lebih banyak masyarakat.Baca Juga: JKN Jadi Penopang Harapan Bagi Anak Pejuang Thalasemia
Antusiasme pengunjung terlihat dari jumlah peserta yang mencapai lebih dari 150 orang per hari, baik penumpang, pengantar, maupun penjemput.
Pos layanan pemeriksaan kesehatan gratis—mulai dari cek gula darah, tekanan darah, asam urat, hingga kolesterol—menjadi yang paling banyak diminati, disusul layanan pijat yang juga ramai dikunjungi.Baca Juga: Bengkulu Raih Penghargaan Gold di Ajang Genting Callaboration Summit 2025
Selain itu, talk show bertema kesehatan dalam penerbangan turut digelar untuk mengedukasi pengguna jasa agar lebih memperhatikan kondisi kesehatan sebelum bepergian melalui udara.
“Kami ingin para pengguna transportasi udara semakin sadar pentingnya menjaga kesehatan sebelum terbang,” ujar Marsha.Baca Juga: Pemkot Tata Kawasan Pasar Panorama Kota Bengkulu, Ratusan PKL Segera Ditertibkan
Salah satu penumpang, Iin, mengungkapkan rasa terima kasih atas layanan tersebut. “Terima kasih kepada Undip dan Bandara Ahmad Yani. Kegiatan ini benar-benar bermanfaat untuk mengetahui kondisi kesehatan saya,” tuturnya.*Baca Juga: BPSDM Bengkulu Umumkan Peserta Pelatihan KPA dan PKP Angkatan XI 2025 Lulus 100 Persen
Artikel Terkait
Rute Baru Semarang–Surabaya Resmi Dibuka, Bandara Ahmad Yani Kian Perkuat Konektivitas Domestik
Bandara Ahmad Yani Semarang Punya Nahkoda Baru, Sulistyo Yulianto Resmi Gantikan Fajar Purwawidada
Bandara Ahmad Yani Semarang Naikkan Trafik, Buka Rute Langsung ke Singapura Desember Ini
CSR Bandara Ahmad Yani Menyasar BBLR dan Balita Gizi Bermasalah
Wamenhub Bantah Isu Bandara Morowali Ilegal, Pastikan Terdaftar dan Diawasi Negara