CSR Bandara Ahmad Yani Menyasar BBLR dan Balita Gizi Bermasalah

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Rabu, 19 November 2025 | 18:44 WIB
Melalui program CSR bertajuk “InJourney Airports Lawan Stunting 2025”, bandara tersebut menyalurkan bantuan senilai Rp160 juta.
Melalui program CSR bertajuk “InJourney Airports Lawan Stunting 2025”, bandara tersebut menyalurkan bantuan senilai Rp160 juta.

 

Melalui program CSR bertajuk “InJourney Airports Lawan Stunting 2025”, bandara tersebut menyalurkan bantuan senilai Rp160 juta.

General Manager Bandara Ahmad Yani, Sulistyo Yulianto, menjelaskan bahwa program ini merupakan hasil kolaborasi dengan Dinas Kesehatan Kota Semarang dan menjadi bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Angkasa Pura Indonesia. Bantuan ditujukan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional bandara yang membutuhkan intervensi gizi.Baca Juga: FSRU Lampung Terima Kargo LNG ke-20, Pasokan Energi Bersih untuk Nasional Tetap Terjaga

Program ini melibatkan 21 puskesmas di Kota Semarang dan menyasar 44 bayi berat lahir rendah (BBLR) serta balita dengan masalah gizi. Bantuan yang diberikan mencakup susu formula khusus, pendampingan, edukasi gizi, serta pemantauan tumbuh kembang oleh petugas gizi dan kader posyandu.

Pendekatan menyeluruh ini diharapkan mampu memperbaiki kondisi nutrisi sekaligus pola hidup sehat keluarga dan lingkungannya.Baca Juga: TUNE Gelar ToT Perdana tentang Green Jobs, Siapkan Pelatih Unggul Menuju Kampus Ramah Lingkungan

Program berlangsung selama tiga bulan, mulai awal September hingga akhir November 2025, dengan tujuan meningkatkan status gizi balita secara berkelanjutan.

“Ini adalah bentuk komitmen Angkasa Pura Indonesia dalam memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Harapannya, program ini dapat mendukung percepatan penurunan stunting dan mewujudkan generasi yang sehat dan kuat,” ujar Sulistyo.Baca Juga: PNM Buka Peluang Pendidikan Lebih Luas untuk Anak Nasabah di Seluruh Indonesia

Pada 2024, Bandara Ahmad Yani juga menyalurkan bantuan kesehatan senilai Rp180 juta melalui kerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Semarang.*Baca Juga: Pesan JK kepada Siswa Lab School Cirendeu, Pentingnya Disiplin, Ilmu, dan Kerja Keras

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X