Lonjakan Pergerakan Penumpang di Bandara Ahmad Yani Capai 6,3% pada Semester Pertama 2025

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Minggu, 20 Juli 2025 | 05:27 WIB
Apron Bandara Jenderal Ahamd Yani Semarang
Apron Bandara Jenderal Ahamd Yani Semarang


Semarang, SUARA PEMBARUAN – Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang mencatat peningkatan pergerakan penumpang sebesar 6,3 persen pada paruh pertama tahun 2025 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Dari Januari hingga Juni 2025, tercatat sebanyak 1.104.719 penumpang datang dan berangkat melalui bandara ini, naik dari 1.038.778 penumpang pada periode yang sama di tahun 2024.

Tak hanya itu, aktivitas penerbangan juga menunjukkan tren positif. Pergerakan pesawat meningkat sekitar 9 persen, dari 8.467 kali penerbangan pada semester I 2024 menjadi 9.214 kali di tahun ini.

Kenaikan paling mencolok terjadi pada pengiriman kargo, yang melonjak hingga 65 persen. Selama Januari hingga Juni 2025, volume kargo mencapai 13.198 ton, jauh lebih tinggi dibandingkan 8.000 ton di periode yang sama tahun sebelumnya.

General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Cabang Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani, Fajar Purwawidada, menyebutkan bahwa bulan April 2025 menjadi puncak pergerakan penumpang, yaitu sebanyak 218.294 orang. Ini dipengaruhi oleh musim mudik dan libur Lebaran. Rata-rata, bandara ini melayani sekitar 7.300 penumpang per hari selama bulan tersebut.

Fajar menyampaikan optimismenya terhadap pertumbuhan lalu lintas penerbangan hingga akhir tahun. Dua rute internasional baru akan segera beroperasi: Semarang–Kuala Lumpur oleh AirAsia mulai 5 September 2025, serta Semarang–Singapura oleh Scoot yang dijadwalkan pada Desember 2025.

Saat ini, Bandara Ahmad Yani melayani penerbangan domestik ke 17 kota tujuan seperti Jakarta, Bali, Balikpapan, Batam, dan lainnya, termasuk destinasi wisata seperti Karimunjawa.

Fajar menambahkan, “Kami terus berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan, mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, memperluas akses perdagangan dan jasa, serta membantu pengembangan pariwisata di Semarang dan Jawa Tengah.”

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X