“Dengan kualitas yang terjaga dan efisiensi yang terus ditingkatkan, peluang untuk memasuki pasar-pasar baru akan semakin terbuka,” ujarnya.
Peresmian fasilitas ekspor di Tuban menjadi bagian dari strategi jangka panjang SIG dalam memperkuat ketahanan bisnis melalui diversifikasi pasar, peningkatan nilai tambah produk, serta penguatan posisi Indonesia sebagai salah satu pemain penting dalam industri semen global. Dengan dukungan infrastruktur modern dan kemitraan internasional yang kuat, SIG optimistis dapat memperluas kontribusinya di pasar ekspor sekaligus membawa produk nasional bersaing di tingkat dunia.
Artikel Terkait
SIG Sabet 5 Platinum Green Label, Jadi Raja Semen Rendah Emisi
SIG Tembus Pasar Eropa, Semen Hijau Indonesia Mulai Masuk Prancis
SIG Rampungkan Proyek Rp1,4 Triliun di Tuban, Siap Genjot Ekspor Semen Global
Laba SIG Melejit di Tengah Tekanan Industri Semen, Ekspor Jadi Andalan Baru
Setelah 36 Tahun Pensiun Walangadi Kedatangan Dirut Dana Pensiun Semen Tonasa