SIG Rampungkan Proyek Rp1,4 Triliun di Tuban, Siap Genjot Ekspor Semen Global

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Senin, 4 Mei 2026 | 21:34 WIB
Fasilitas dermaga terminal khusus (tersus) SIG di Tuban, Jawa Timur.
Fasilitas dermaga terminal khusus (tersus) SIG di Tuban, Jawa Timur.

 



Jakarta – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) memperkuat langkah ekspansi internasional dengan merampungkan proyek pengembangan dermaga dan fasilitas produksi di Pabrik Tuban, Jawa Timur.

Proyek strategis yang digarap melalui anak usaha PT Solusi Bangun Indonesia Tbk tersebut resmi dinyatakan selesai setelah diterbitkannya Taking Over Certificate (TOC), yang menandakan seluruh infrastruktur dan sistem proyek telah memenuhi standar teknis, keselamatan, serta kesiapan operasional.

Dengan nilai investasi mencapai Rp1,4 triliun, proyek ini menjadi bagian penting dari transformasi bisnis SIG untuk memperbesar pasar ekspor di tengah tantangan kelebihan kapasitas industri semen dalam negeri.

Pengembangan fasilitas di Tuban dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan pasar internasional terhadap produk semen tipe khusus dengan standar global.

Sejumlah fasilitas modern dibangun dalam proyek tersebut, mulai dari peningkatan kapasitas dermaga dari 15.000 DWT menjadi 50.000 DWT, pembangunan jetty trestle dan jetty platform baru yang terintegrasi dengan fasilitas lama, hingga pemasangan ship loader berkapasitas 1.000 ton per jam untuk mempercepat proses bongkar muat.

SIG juga menghadirkan sistem logistik terintegrasi berupa tube conveyor sepanjang 4,1 kilometer yang terhubung dengan fasilitas penyimpanan modern.

Fasilitas penyimpanan itu terdiri dari blending silo berkapasitas 8.000 ton, clinker silo 15.000 ton, serta dua cement silo dengan kapasitas masing-masing 18.000 ton.

Dengan dukungan infrastruktur baru tersebut, fasilitas Tuban kini mampu menopang kapasitas ekspor hingga 1 juta ton semen per tahun sekaligus meningkatkan efisiensi distribusi dan keandalan rantai pasok global perusahaan.

Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra, mengatakan penyelesaian proyek ini menjadi langkah strategis perusahaan untuk meningkatkan utilisasi pabrik di tengah perlambatan pasar domestik.

Menurutnya, pengembangan fasilitas ekspor ini akan memperkuat penetrasi SIG ke pasar ekspor bernilai tinggi sekaligus meningkatkan daya saing perusahaan di tingkat global.

“Selain memperluas pasar ekspor, proyek ini juga memperkuat posisi SIG dalam industri semen internasional,” ujar Indrieffouny.

Proyek pengembangan di Tuban merupakan bagian dari kerja sama strategis SIG melalui PT Solusi Bangun Indonesia Tbk dengan perusahaan asal Jepang, Taiheiyo Cement Corporation.

Selain itu, proyek ini juga menjadi salah satu bentuk sinergi BUMN dengan melibatkan PT Hutama Karya sebagai kontraktor utama.

Halaman:

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X