SIG Hidupkan Lagi Semen Kujang, Andalkan Teknologi Baru dan Gandeng PERSIB

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Kamis, 6 Agustus 2026 | 13:34 WIB
 Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra (tengah) menjawab pertanyaan media saat konferensi pers peluncuran Semen Kujang di Bandung, pada Rabu (5/8/2026).
Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra (tengah) menjawab pertanyaan media saat konferensi pers peluncuran Semen Kujang di Bandung, pada Rabu (5/8/2026).



Bandung, SUARA PEMBARUAN – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) resmi menghidupkan kembali merek legendaris Semen Kujang sebagai bagian dari strategi memperkuat pangsa pasar di Jawa Barat. Produk yang pernah menjadi ikon industri semen di Tanah Pasundan itu kini hadir dengan tampilan baru, kualitas premium, serta dukungan teknologi modern untuk menjawab kebutuhan pembangunan yang terus berkembang.


Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra, mengatakan peluncuran kembali Semen Kujang bukan sekadar menghidupkan merek lama, tetapi juga membawa semangat baru melalui inovasi produk yang tetap mengakar pada warisan lokal Jawa Barat.


"Semen Kujang merupakan local heritage yang telah menjadi bagian dari sejarah pembangunan Jawa Barat. Kehadirannya kembali sejalan dengan transformasi SIG dalam menghadirkan solusi bahan bangunan yang inovatif, berkualitas, dan berkelanjutan," ujar Indrieffouny saat peluncuran Semen Kujang di Bandung, Rabu (5/8).


Semen Kujang memiliki sejarah panjang di industri nasional. Merek ini pertama kali diproduksi pada 1975 di Pabrik Narogong, Jawa Barat, setelah pembangunan pabrik dimulai pada 1973. Kala itu, PT Semen Cibinong menjadi pelopor industri semen di Jawa Barat dengan kapasitas produksi awal mencapai 600 ribu ton per tahun.


Kini, Semen Kujang diproduksi oleh PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, anak usaha SIG, dengan tipe Portland Composite Cement (PCC) sesuai standar SNI 7064:2022. Produk tersebut dibekali teknologi Active Micro Particle yang diklaim mampu mengisi rongga material secara lebih optimal sehingga menghasilkan struktur bangunan yang lebih padat, kokoh, dan tahan lama.


Direktur Sales dan Marketing SIG, Dicky Saelan, menjelaskan inovasi tersebut memberikan tiga keunggulan utama, yakni daya rekat yang lebih kuat, permukaan akhir yang lebih halus, serta hasil pengecoran yang lebih padat.


"Kami ingin menghadirkan produk berkualitas premium sekaligus mengembalikan kebanggaan masyarakat Jawa Barat terhadap merek yang telah menjadi bagian dari sejarah pembangunan daerah ini," katanya.


Tak hanya meluncurkan produk, SIG juga mengumumkan kemitraan strategis dengan klub sepak bola PERSIB Bandung. Dalam kerja sama yang berlangsung selama tiga musim tersebut, logo Semen Kujang akan menghiasi jersey resmi PERSIB sebagai simbol kolaborasi dua ikon yang memiliki kedekatan dengan masyarakat Jawa Barat.


Melalui kemitraan itu, SIG juga akan menghadirkan berbagai program aktivasi merek, kegiatan komunitas, serta kolaborasi yang ditujukan untuk mempererat hubungan dengan masyarakat di berbagai wilayah Jawa Barat.


Deputy CEO PT PERSIB Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menyebut kerja sama ini dibangun atas kesamaan semangat kedua pihak yang sama-sama tumbuh bersama masyarakat Jawa Barat.


Menurutnya, kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat citra kedua merek, tetapi juga menumbuhkan kebanggaan terhadap produk dalam negeri sekaligus mendorong kontribusi bersama bagi kemajuan Jawa Barat.*

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Prof Juanda. : Penggantian Kapolri Absolud Presiden

Kamis, 6 Agustus 2026 | 11:31 WIB
X