Truk Bantuan Polda Jateng Tiba di Labujan Bajo, Siap Disalurkan pada Korban Grmpa

Photo Author
Usmin., Suara Pembaruan
- Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29 WIB
Sebanyak 12 bantuan Kapokda Jateng tiba di  Labuhan Bajo dqn siap disalurkan kepada warga korbab gempa du NTT.(Foto/Ist)
Sebanyak 12 bantuan Kapokda Jateng tiba di Labuhan Bajo dqn siap disalurkan kepada warga korbab gempa du NTT.(Foto/Ist)

Labuhan Baja, NTT, SUARA PEMBARUAN, - Sebanyak 12 truk bantuan kemanusiaan dri Polda Jawa Tengah dan Bhayangkari Daerah Jawa Tengah tiba di Labuan Bajo, Sabtu (22/8/2026).

Bantuan tersebut diberangkatkan dari Jawa Tengah pada 17 Agustus 2026 dan kemudian dikirim melalui jalur laut dari Tanjung Perak, Surabaya, pada 20 Agustus 2026 malam. Setelah menempuh perjalanan, bantuan tiba di Labuan Bajo sekitar pukul 11.00 WITA.

Dirreskrimum Polda Jawa Tengah Kombes Pol Muhammad Anwar mengatakan, bantuan yang dibawa merupakan berbagai kebutuhan yang diperlukan masyarakat di tengah kondisi pascagempa.

Logistik tersebut antara lain air mineral, susu bubuk, mi instan, popok, selimut, terpal, beras, minyak goreng, biskuit, gula, pakaian anak, pakaian dalam, abon, genset, sarung, roti, tikar hingga obat-obatan.
Bantuan ini selanjutnya akan diserahkan kepada Polda NTT untuk diteruskan kepada masyarakat terdampak di sejumlah wilayah.
“Rencana ini akan kita serahkan ke Polda NTT untuk selanjutnya diteruskan ke tujuh kabupaten atau tujuh titik,” ujar Kombes Pol Muhammad Anwar.

Namun, kepedulian Polri tidak berhenti pada bantuan logistik. Di tengah kebutuhan fisik para korban, perhatian juga diberikan terhadap kondisi psikologis masyarakat, khususnya anak-anak dan warga yang masih mengalami trauma akibat gempa.

Polda Jawa Tengah turut mengerahkan tiga tim trauma healing yang telah bekerja sejak beberapa hari sebelumnya. Selain itu, personel tenaga kesehatan juga disiapkan untuk memberikan pelayanan langsung di sejumlah lokasi terdampak.

Upaya tersebut rencananya terus dilakukan hingga awal pekan depan dengan menyasar sejumlah titik yang membutuhkan pendampingan.
Bagi Polri, bantuan ini bukan sekadar mengirimkan kebutuhan sehari-hari.

Di balik setiap dus air mineral, selimut, makanan, hingga layanan kesehatan dan trauma healing, ada pesan bahwa masyarakat terdampak gempa tidak menghadapi masa sulit ini sendirian.
Polri bersama Bhayangkari terus hadir, bergerak, dan bergandengan tangan membantu masyarakat melewati masa pemulihan pascabencana.

 

Editor: Usmin.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Rekomendasi

Terkini

X