Jakarta, SUARA PEMBARUAN - Aksi tiga aparatur sipil negara (ASN) dari lingkungan Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf) Sulawesi Barat menjadi sorotan setelah video siaran langsung mereka di TikTok saat jam kerja viral di media sosial.
Video tersebut ramai diperbincangkan setelah dibagikan oleh sejumlah akun, salah satunya @qiiikyy di Threads pada 5 Mei 2026. Dalam unggahan itu disebutkan bahwa ASN tidak diperbolehkan melakukan siaran langsung di platform media sosial selama jam kerja, kecuali untuk kepentingan akun resmi pemerintah.
Sorotan publik tak hanya tertuju pada aktivitas live tersebut, tetapi juga pada respons para ASN saat berinteraksi dengan warganet. Beberapa jawaban yang dilontarkan dinilai kurang pantas dan memicu kritik.
Menanggapi hal ini, Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana, mengaku telah mengambil langkah cepat dengan memanggil dan memberikan teguran kepada ASN yang terlibat. Ia menyebut, yang bersangkutan telah menyampaikan permintaan maaf dan berjanji tidak mengulangi perbuatannya.
Menurut Junda, penggunaan media sosial saat jam kerja seharusnya dibatasi, kecuali untuk aktivitas yang mendukung kinerja dan berdampak positif. Ia menegaskan bahwa ASN harus fokus bekerja dan menjaga etika, termasuk saat berinteraksi di ruang digital.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjunjung nilai dasar ASN, termasuk sikap berakhlak dan menghindari perdebatan yang tidak perlu dengan masyarakat.
Sementara itu, potongan video live yang beredar memperlihatkan salah satu ASN melontarkan pernyataan bernada sindiran kepada penonton, seperti mempertanyakan status pekerjaan mereka hingga menyinggung soal pajak. Hal ini memicu kemarahan publik.
Akibat viralnya video tersebut, akun media sosial resmi Dispoparekraf Sulbar turut diserbu komentar warganet. Banyak yang menyayangkan sikap ASN tersebut dan meminta adanya tindakan tegas agar kejadian serupa tidak terulang.
Artikel Terkait
Pemilik Akun TikTok Minta Maaf Usai Sebarkan Struk Makan dengan Biaya Royalti Musik yang Ternyata Editan
Kericuhan Demo 25 Agustus, Komdigi Panggil TikTok dan Meta soal Konten Provokatif
Presentasi Uji Publik, Wakil Gubernur Bengkulu Paparkan Program Rumah Aspirasi dan Live TikTok
Representasi Kepentingan Anak Muda Dalam Kampanye di TikTok Pada Pemilu 2024
Viral Sobek Uang Rp100 Ribu saat Live TikTok, WNA Timor Leste Banjir Kecaman