Untuk sementara kita inisiasi tiga program bedah rumah untuk miskin ekstrem yaitu dua di Kecamatan Bontonompo dan stau di Kecamatan Bajeng. Tentu kami berharap programn ini dapat terus berlanjut, katanya.
Menurutnya, program tersebut merupakan bentuk nyata kontribusi nasabah BSI kepada masyarakat luas atau dari umat untuk umat. Semakin banyak yang menabung di BSI maka semakin banyak pula masyarakat yang bisa merasakan manfaatnya, seperti program bedah rumah ini.
Kedepan dirinya berharap kolaborasi ini dapat terus ditingkatkan, tidak hanya pada program bedah rumah, tetapi juga pada program sosial lainnya seperti penanganan stunting.
“Untuk sementara, kami inisiasi tiga program bedah rumah untuk miskin ekstrem, yaitu dua di Bontonompo dan satu di Bajeng. Ke depan, tentu kami berharap program ini dapat terus berlanjut,” harapnya.
Penerima bantuan, Zubaedah yang sehari-harinya menjual kue tradisional bannang-bannang dengan dua orang anak mengaku bantuan ini sangat bermanfaat bagi dirinya bersama keluarga.
“Terimakasih kepada pemerintah dan BSI. Tentu kami sangat bersyukur dan ini adalah bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakatnya yang membutuhkan,” tutupnya. (SP.news)