"Kalau kondisinya begini terus, pembeli makin malas datang, sementara kami di dalam sudah susah payah jualan," ujarnya.
Ahmad Luthfi sigap merespon keluhan pedagang itu. Dia bakal segera menindaklanjuti masalah ini jika dipercaya memimpin Jawa Tengah.
"Pasar adalah pusat ekonomi rakyat. Tidak boleh dibiarkan kumuh dan tidak tertata. Kita akan selesaikan ini dengan cepat agar pedagang dan pembeli sama-sama nyaman," ujar Luthfi dengan tegas.
Baca Juga: Keringetan saat Dialog dengan Pelaku UMKM, Ahmad Luthfi Gunakan Tutup Kardus Jadi Kipas
Dukungan untuk Ahmad Luthfi pun mengalir deras dari pedagang yang berharap adanya perbaikan signifikan di pasar-pasar tradisional.
Suti pun berharap besar bahwa Luthfi bisa menjadi pemimpin yang memberikan solusi nyata.
"Saya percaya Pak Luthfi akan bekerja cepat. Kami butuh pemimpin yang mendengar dan bergerak, bukan cuma menegur tanpa solusi," tutup Suti.
Kasus Suti ini menjadi sorotan dalam blusukan Luthfi, di mana ia melihat langsung masalah yang dihadapi pedagang dan bagaimana pengelola pasar gagal merespon keluhan masyarakat.
Baca Juga: Ahmad Luthfi Dorong Perluas Pasar Ekspor Tenun Koyor Tegal
Luthfi memastikan bahwa di bawah kepemimpinannya, tidak akan ada lagi keluhan pedagang yang diabaikan.
"Jangan ada lagi pedagang yang mencari solusi sendiri karena keluhannya tidak ditanggapi," kata Luthfi.*